Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Viral Anggota TNI Dikepung 10 Orang Debt Collector, Begini Penjelasan Kapendam Jaya

Anggota TNI dikepung debt collector saat bawa warga ke RS di Jakut (Foto: Screenshot video)

MURIANEWS, Jakarta – Sorang anggota TNI berpakaian seragam dinas TNI yang sedang menyopiri mobil viral di media sosial. Itu terjadi setelah dia dicegat 10 orang yang diduga debt collector.

Anggota TNI diketahui bernama Serda Nurhadi, Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Kodim Utara 0502 yang sedang membantu pemilik mobil untuk mengantarkan ke rumah sakit.

Serda Nurhadi yang tengah kemudikan mobil dicegat kerumunan warga. Dalam video terdengar suara TNI diserang.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan Serda Nurhadi yang berpakai dinas PDL loreng itu hendak mengantar orang sakit ke Rumah Sakit (RS) namun dikepung beberapa orang debt collector. Peristiwa dalam video viral itu terjadi pada Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Pada saat Serda Nurhadi berada di Kantor Kelurahan Semper Timur, dia melihat ada laporan dari anggota PPSU/Satpol PP atas nama Muh Abduh ada kendaraan yang dikerubuti oleh kelompok orang sehingga menyebabkan kemacetan. Kurang lebih 10 orang. Kemudian di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit (om dan Tante N),” kata Herwin seperti dikutip Detik.com, Sabtu (8/5/2021).

Mendengar peristiwa itu, Serda Nurhadi berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih supir mobil untuk mengantar ke Rumah Sakit melalui jalan Tol Koja Barat. Namun dikerubuti oleh beberapa orang Debt collector.

“Karena kondisi kurang bagus maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang Debt collector,” ucapnya.

Herwin mengatakan Serda Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil untuk membantu warga yang sedang sakit untuk dibawa ke RS. Menurutnya, Serda Nurhadi sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah.

Satuan TNI AD khususnya Kodam Jaya tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak Debt collector yang secara arogan mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan oleh Serda Nurhadi.

Sebab, Serda Nurhadi tengah menjalankan tugasnya sebagai Babinsa yang akan menolong warga yang sedang sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di Rumah Sakit.

“Mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat/dikenakan pasal 365 KUHAP, dimana Pasal 365 KUHAP adalah pasal pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan dari pasal pencurian biasa, sebagai mana dimaksud dalam Pasal 362 KUHAP dan permasalahan ini telah ditangani oleh pihak Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502/Jakut,” pungkasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...