Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Perjudian Guardiola Berakhir Buruk, Manchester City Dikalahkan Chelsea 1-2

Gol Sterling yang sempat memberi harapan terwujudnya gelar juara bagi Manchester City. (manchestereveningnews.co.uk/Matthew Ashton – AMA / Getty Images)

MURIANEWS, Manchester- Pesta Juara Manchester City kembali tertunda, setelah mereka secara dramatis menyerah dari Chelsea 1-2. Pertandingan ke-35 ini sebenarnya bisa memastikan City menjadi juara Liga Inggris jika mereka bisa meraih kemenangan.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Etihad, Minggu (9/5/2021) dinihari tersebut, Pep Guardiola seperti melakukan perjudian dengan melakukan banyak rotasi pemain. Banyak pemain utama mereka yang disimpan, dalam pertandingan ini.

Sementara di kubu Chelsea, Thomas Tuchel melakukan rotasi pemain dalam jumlah yang lebih sedikit. Mancheter City sebenarnya memiliki peluang besar untuk bisa menggelar pesta juara jika pemainnya tidak melakukan kesalahan.

Pada babak pertama mereka sempat unggul 1-0, setelah Raheem Sterling berhasil mencetak gol pada menit ke-43. Kans untuk menambah skore juga didapatkan Manchester City, setelah mendapatkan tendangan pinalti.

BACA: Pinalti Aguero Sangat Memalukan, Mendy Cukup Gunakan Tangan Kirinya

Namun Sergio Aguiero gagal secara tragis saat mengambil eksekusi pinalti ini. Tendangan panenkanya dengan sangat mudah ditangkap kiper Chelsea Edouard Mendy. Kegagalan ini kemungkinan besar diratapi oleh para pendukung Manchester City.

Chelsea sendiri berhasil mencetak dua gol melalui Hakim Ziyech pada menit ke-63 dan Marcos Alonso pada menit ke-90+2. Di babak kedua ini Chelsea sempat mencetak gol, namun dianulir wasit, setelah VAR menyatakan pemainnya berada dalam posisi off-side.

Dalam sebuah moment, kubu Manchester City tampak kecewa dengan keputusan wasit yang tidak memberikan tendangan pinalti, saat Raheem Sterling diganjal di petak pinalti. Manajer City, Pep Guardiola tampak kecewa di pinggir lapangan.

Kemenangan Chelsea ini membuat Manchester City harus menunda pesta juara mereka. Kendati demikian mereka masih tetap memiliki kans untuk mendapatkan gelar Juara di tiga pertandingan sisa Liga Inggris.

Manchester City harus memenangkan satu dari tiga pertandingan sisa mereka di musim ini. Dengan satu kemenangan mereka sudah tidak akan terkejar lagi dari Manchester United. Selain itu, gelar juara juga akan bisa mereka dapatkan jika Manchester United mengalami kekalahan dari tuan rumah Aston Villa, Minggu (9/5/2021) malam WIB ini.

Guardiola yang melakukan perubahan formasi pemainnya seperti melakukan perjudian. Jika pada akhirnya City gagal meraih gelar juara, maka bisa jadi keputusannya di pertandingan ini akan menjadi penyesalan seumur hidupnya.

City masih menyisakan 3 pertandingan, dan memerlukan satu kemenangan saja untuk bisa memenangkan gelar juara. Masing-masing melawat ke New Castle dan Brigthon pada 15 dan 19 Mei. Kemudian terakhir menjamu Everton pada 23 Mei.

Manchester City (3-5-2)
Ederson Moraes; Ruben Dias, Aymeric Laporte, Nathan Ake; Joao Cancelo, Ferran Torres (Ilkay Gundogan 71), Rodri, Raheem Sterling, Benjamin Mendy (Oleksandr Zinchenko 80); Gabriel Jesus, Sergio Aguero (Phil Foden 71)
Chelsea (3-4-2-1)
Edouard Mendy; Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen (Kurt Zouma 45), Antonio Rudiger; Reece James, N’Golo Kante (Jorginho 68), Billy Gilmour, Marcos Alonso; Christian Pulisic, Hakim Ziyech (Callum Hudson Odoi 76); Timo Werner

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: manchestereveningnews.co.uk

Comments
Loading...