Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

TAUSIAH RAMADAN GUS BAHA

Jangan Salah Paham dengan Buruknya Orang Saleh yang Alim

Gus Baha. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Kudus – KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha dalam Tausiah Ramadan 1442 PR Sukun menjelaskan, Nabi Muhammad SAW pernah berpesan untuk tidak sering berburuk sangka dengan perbuatan salahnya orang saleh yang alim.

Hal tersebut, dikarenakan setiap keburukan orang saleh yang alim, pasti ada sebuah niat kebaikan yang melatar belakanginya.

“Jangan salah paham dengan orang saleh yang alim, karena motifnya pasti untuk kebenaran,” ucap Gus Baha, Jumat (8/5/2021).

Gus Baha pun menceritakan, pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang Bani Israil yang sangat saleh dan alim. Kemudian dia berzakat pada orang-orang yang salah.

Seperti pencuri, pelacur, hingga orang kaya. “Akhirnya jadi kontroversi saat itu, dia orang baik tapi kok bersedekahnya salah sasaran,” cerita Gus Baha.

Namun di sisi lain, perbuatan orang tersebut justru diacungi jempol oleh Kanjeng Nabi. Hingga akhirnya diketahui alasan dia bersedekah dengan orang-orang yang salah.

Gus Baha menceritakan, alasan Bani Israil tersebut bersedekah kepada pencuri dan pelacur karena mereka membutuhkan uang. Saat mereka membutuhkan uang, maka mereka akan melakukan keburukan.

“Karena itulah dia memberi uang sebagai ganti supaya mereka tak berbuat hal buruk,” terangnya.

Sementara ketika seorang Bani Israil tadi bersedekah kepada orang kaya, adalah karena orang kaya tersebut tidak pernah mensedekahkan hartanya. Sehingga Bani Israil tadi mengingatkannya dengan bersedekah pada orang kaya tersebut.

“Karena terlalu pelit, maka disedekahilah dia, hingga akhirnya sadar dan turut bersedekah,” jelas Gus Baha.

Tausiah Ramadan oleh Gus Baha ini disiarkan oleh channel Youtube MURIANEWS TV dan PR Sukun. Tausiah ini akan hadir setiap hari selama Ramadan pada pukul 17.15 WIB.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...