Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Belum Ada Laporan Perusahaan di Jepara Rewel Bayar THR

Karyawan di perusahaan tekstil tengah menyelesaikan pekerjaan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Lebaran Idulfitri tinggal lima hari lagi. Proses penyaluran tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan kepada karyawannya terus diawasi oleh Pemerintah Kabupaten Jepara.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Jepara Samiadji menyatakan, meskipun Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI telah membuat aturan THR harus dibayarkan maksimal H-7 sebelum Lebaran, pihaknya tetap memantau penyaluran di Kota Ukir.

Pihaknya menyebutkan, setdikitnya ada 24 perusahaan yang pemerintah pantau terkait penyaluran THR. Tidak hanya perusahaan-perusahaan besar, Samiadji juga mengawasi perusahaan kecil dan menengah. Seperti industri furniture dan meubel. Bahkan, SPBU juga tak luput dari pengawasannya.

“Sejauh ini semua sudah bisa bayar THR. Sesuai anjuran Kemenaker H-7,” jelas Samiadji, Sabtu (8/5/2021).

Untuk memantau penyaluran THR itu, Samiadji sudah jauh-jauh hari mendirikan pos mengaduan. Namun, sampai sejauh ini, pihaknya belum menerima satupun laporan dari perusahaan yang tak sanggup membayar THR atau menyicilnya.

“Mungkin 1 atau 2 ada (yang belum membayar THR, red). Karena tidak bisa kita datangi atau pantau langsung semuanya. Tapi sejauh ini belum ada yang laporan,” ujar Samiadji.

Baca: Pantau Pabrik, Bupati Jepara Pastikan THR Buruh Dibayar Hari Ini

Diberitakan sebelumnya, Bupati Jepara Dian Kristiandi dan jajarannya memantau langsung tiga perusahaan besar di Jepara. Dari ketiga perusahaan itu, tak satupun yang tidak membayarkan THR kepada karyawannya.

Tidak hanya mengawasi, pemerintah juga tidak segan-segan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak mebayarkan THR tanpa alasan yang jelas. Sebab, THR merupakan kewajiban atas hak karyawan.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...