Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kevin De Bruyne, Dijual Chelsea, Kini Menjadi Tulang Punggung Manchester City

Kevin De Bruyne, saat masih berseragam Chelsea. (football.london/ AMA / Corbis via Getty Images)

MURIANEWS, Manchester- Menjelang pertandingan pekan ke-35 Liga Inggris, antara Mancheseter City Vs Chelsea, nama Kevin De Bruyne disebut-sebut banyak pihak. Chelsea dianggap keliru mengambil keputusan saat ‘membuang’, pemain asal Belgia itu.

Isu ini berhembus kencang, ketika Manchester City dengan De Bruyne sebagai kapten-nya, akan menjamu Chelsea di Etihad Stadium, Sabtu (8/5/2021) malam ini WIB. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel bahkan harus memberikan tanggapannya untuk membela klub yang saat ini ditanganinya.

De Bruyne meninggalkan Chelsea pada 2014 ketika Mourinho berkuasa di sana. Sebelumnya pada 2012, pemain ini didatangkan dari Genk (klub Jerman). Namun baru pada musim 2013/2014 Mourinho menyertakannya dalam squad utama Chelsea.

Namun Mourinho tampaknya tidak puas dengan permainannya, hingga pada 2014 ia ‘dibuang’ ke Wolfsburg, salah satu klub Jerman. De Bryune dijual dengan harga 18 Juta Poundsterling saat itu. Selang 18 bulan kemudian, dengan 50 Juta Poundsterling, Guardiola mendatangkannya ke Manchester City, dan mengembangkannya menjadi Kevin De Bryune yang saat ini.

Mengenai hal ini, pelatih Chelsea Thomas Tuchel menyatakan, Chelsea tidak membuat kesalahan apapun terkait hal ini. Pelatih asal Jerman ini menyebut Chelsea seharusnya tidak menyesal dengan membiarkan De Bruyne meninggalkan Stamford Bridge.

“Saya tahu Anda bisa terjebak dalam pemikiran ini bahwa mungkin kesalahan besar membiarkan dia [De Bruyne] pergi. Tapi Anda tidak pernah tahu, karena Anda tidak tahu apa yang mungkin terjadi jika dia tidak pindah klub,” ujar Tuchel, Jum’at (7/5/2021).

Tuchel juga menyebut, mungkin De Bryune membutuhkannya saat itu. Sebuah liga yang berbeda, tantangan yang berbeda untuk bisa berada di level terbaik yang pernah dicapai. Kevin De Bruyne saat ini menjadi pemain yang sangat berpengaruh di City.

“Anda tidak pernah tahu, mungkin itu hal yang tepat untuknya. Mungkin dia akan mengambil rute yang sama jika dia tetap tinggal dan berjuang untuk melewatinya, tetapi sulit untuk mengatakannya,” tambahnya.

Kevin De Bryune, kini memang menjadi andalan Manchester City. Pemain asal Belgia ini bahkan menjadi kapten tim bagi The Cityzen. Bersama City, De Bruyne juga akan berusaha memastikan gelar Juara Ke-3nya sepanjang karirnya.

Sementara itu, terkait kemungkinan akan dimainkannya Tammy Abraham pada pertandingan melawan Manchester City, Tuchel menyatakan hal itu bisa saja terjadi. Pemain berusia 23 tahun itu bisa saja memimpin serangan timnya melawan Manchester City.

“Dia adalah pemain saya, selama dia memiliki kontrak dan berada di lapangan latihan di Cobham dia akan mendapatkan dukungan saya,” ujarnya.

“Apakah ini permainan untuknya? Dia harus benar-benar pantas mendapatkannya, untuk benar-benar siap, ini adalah kesempatan lain baginya untuk membuktikan. Saya belum mengambil keputusan. Saya memiliki beberapa pemikiran yang harus dilakukan,” tambahnya.
Tammy Abaraham disebutnya memiliki peluang, entah sejak dari awal pertandingan atau dari bangku cadangan. Namun semua masih akan dilihat. Menghadapi City, Tuchel mengaku akan ada tiga perubahan yang akan diambilnya. Dan hal itu akan memberi kesempatan untuk menggunakan lebih banyak pemain ofensif.

“Tidak hanya Tammy yang menunggu dengan putus asa untuk datang ke lapangan. Siapa pun itu dalam pertandingan ini perlu membuktikannya,”tegasnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: fotball.london

 

Comments
Loading...