Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kudus Berencana Aktifkan Kembali Gedung Dekranasda

Gedung Dekranasda di Jalan Jendral Sudirman Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus tengah merencanakan untuk menghidupkan kembali Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk turut meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kudus.

Bangunan Dekranasda sendiri yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman, kini masih tampak lengang dan tak ada aktivitas sama sekali, usai sempat direnovasi beberapa waktu lalu.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, sesegera mungkin berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menghidupkan kembali Dekranasda. Dalam hal ini adalah seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker Perinkop UKM).

”Sebenarnya kajian-kajian sudah ada. Ketuanya kan sekarang Bu Mawar Hartopo, jadi ini mulai diupayakan lagi supaya ada kegiatan-kegiatan yang bisa dilangsungkan,” ucap Hartopo, Jumat (7/5/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, untuk saat ini pihaknya memang masih fokus membenahi infrastruktur bangunan Dekranasda.

Untuk kemudian, akan dipilih barang-barang kesenian yang khas di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus. “Lalu akan kami tata secara perlahan di sana,” ucap Rini.

Langkah tersebut juga, sambung Rini, juga sebagai upaya untuk meningkatkan mutu barang yang akan dijual di gerai Dekranasda.

“Tentunya dengan menggandeng pelaku-pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus, sehingga bisa turut mendongkrak dari segi pemasarannya,” tambah dia.

Sementara untuk konsepnya sendiri, pihaknya masih menggodok dengan matang. Seperti penataan produk supaya lebih menarik perhatian warga yang melintas di depan gerai Dekranasda.

“Ya misal yang bagus di letakkan di paling depan, kemudian nanti akan dipasang running text supaya masyarakat Kudus juga tahu jika di situ adalah gerai Dekranasda hingga akhirnya ada transaksi jual beli di sana,” rinci Rini.

Untuk saat ini sendiri, sudah ada beberapa kerajinan yang masuk di Dekranasda. Mulai dari anyaman bambu dan batok, kerajinan sandal dari ban karet, hingga batik khas Kudus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...