Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Lolos Penyekatan Sampai Kudus, Delapan Pemudik Langsung Dirapid Antigen

Rapid antigen untuk pemudik di Puskesmas Wergu Wetan, Kudus, Jumat (7/5/2021). (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah telah memberlakukan larangan mudik Lebaran 2021 mulai 6-17 Mei 2021. Beberapa pos pengamanan dan penyekatan juga sudah dipersiapkan di sejumlah titik di berbagai kabupaten/kota.

Namun, tak jarang masih ada  pemudik yang masih nekat pulang ke kampung halaman dan lolos dari penyekatan. Di Kudus pemudik yang berhasil lolos ke kampung halaman langsung dilakukan skrining dan rapid antigen di puskesmas setempat.

Salah satunya rapid antigen untuk pemudik yang dilakukan di Puskesmas Wergu Wetan. Puskesmas tersebut memiliki delapan wilayah kerja yakni, Kelurahan Panjunan, Kelurahan Wergu Wetan, Kelurahan Wergu Kulon, Kelurahan Mlati Kidul, Desa Mlati Lor, Desa Ngantuk, Desa Kramat dan Desa Demaan.

Kepala Puskesmas Wergu Wetan Titi Ampertina mengatakan, ada sembilan pemudik yang datang dari berbagai kelurahan/desa di wilayahnya. Satu di antaranya tidak mengikuti rapid antigen lantaran sudah mengantongi surat swab dari faskes dari perantauan.

“Ada delapan pemudik yang hingga pagi tadi menjalani rapid antigen, ada yang dari Kelurahan Panjunan, Kelurahan Wergu Wetan, Kelurahan Wergu Kulon, Kelurahan Mlati Kidul dan Desa Demaan, ” katanya, Jumat (7/5/2021).

Ia menyebut dari delapan pemudik yang menjalani tes rapid antigen semuanya berstatus nonreaktif Covid-19. Meski dalam status nonreaktif pihaknya tetap mengimbau kepada delapan pemudik tersebut agar sementara bisa menjalani isolasi mandiri dirumah selama beberapa hari.

“Kami bekerja sama dengan pemantauan Jogo Tonggo di kelurahan/desa. Kami belum menemukan ada yang reaktif, tapi kami tetap meminta agar pemudik bisa isolasi mandiri terlebih dahulu dirumah minimalnya lima hari,” ungkapnya.

Sementara salah seorang pemudik asal Kelurahan Wergu Wetan Eko Rifki Setiawan mengaku, nekat melakukan mudik lantaran sudah berkeluarga. Dirinya sendiri melakukan perjalanan dari Tangerang dan sampai do Kudus pada Rabu (5/5/2021).

“Saya bekerja itu buat keluarga, di rumah ada istri sama anak saya yang menunggu saya pulang. Saya dari Tangerang kerja proyek bangunan. Sampai Kudus Itu tanggal 5 kemarin pakai bus, ” ucapnya.

Menurutnya ia sendiri sebenarnya telah mengantongi surat keterangan nonreaktif hasil rapid antigen dari klinik di Tangerang. Namun surat tersebut telah rusak dan akhirnya dibuang.

“Saya sampai rumah sudah bawa surat rapid antigen, karena tersobek sama anak akhirnya saya buang. Setelah itu malah ada pemberitahuan dari pak RT dan tim Jogo Tonggo untuk rapid antigen di Puskesmas. Saya merasa yakin kalau saya nonreaktif corona, ya saya siap saja, ” pungkasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...