Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Viral Bumi Datar dalam Soal Ujian Siswa SD di Cimahi, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan

Soal yang menampilkan ilustrasi bumi datar. (detik.com)

MURIANEWS, Cimahi – Dunia Pendidikan khususnya di daerah Cimahi, Jawa Barat dibuat geger dengan gambar bumi datar dalam ilustrasi tata surya dalam soal ujian siswa kelas VI SD.

Kegemparan itu semakin menjadi-jadi hingga viral setelah salah seorang warga mengunggah gambar soal tersebut ke media sosial Facebook.

Salah satu akun Facebook bernama Akbarman Tanjung yang membagikan ulang unggahan itupun langsung dipenuhi tanggapan dari netizen. Pada Kamis (6/5/2021) pukul 20.00 WIB postingan tersebut sudah dibagikan lebih dari 205 kali dan disukai hampir 500 orang.

Dari foto yang tersebar di media sosial, terlihat adanya pertanyaan dengan menyematkan sebuah gambar menunjukkan bumi berbentuk datar. Sementara planet lainnya berbentuk bulat.

Pengunggah memberikan keterangan bahwa postingan tersebut merupakan pengalaman Desmanjon Purba yang terdapat di bagian bawah keterangan postingan.

“Lapor…Pagi ini, Rabu, 5 Mei 2021. Hari ke-3 Ujian Sekolah untuk anak saya kelas 6 di salah satu SD Swasta di Baros Cimahi secara daring. Ujian dari rumah. Anak saya kaget dan berkata ke saya. “Ini aneh Pa’, masa sih gambar bumi dibikin datar!” Katanya ke saya setengah teriak,” isi pembuka postingan tersebut.

Dinas Pendidikan Kota Cimahi yang mendapati hal tersebut langsung bergerak. Mereka pun memastikan kejadian tersebut terjadi di salah satu sekolah swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono mengaku telah memanggil kepala sekolah dan guru yang membuat soal ujian siswa. Berdasarkan hasil penelusuran Disdik, guru tersebut telah mengakui kesalahannya dan tak memiliki niat untuk memberi pemahaman kepada murid bahwa bumi berbentuk datar.

“Nah, si guru tadi sudah mengatakan, ‘Itu salah saya, saya mengambil dari Google, nah tidak ada maksud saya mengatakan bumi datar karena pelajaran yang saya berikan pun selalu bumi bulat. Dari soal itu juga tidak ada statemen bumi datar’,” kata Harjono mengulang perkataan guru tersebut seperti dikutip Solopos.com, Jumat (7/5/2021).

Harjono mengatakan, guru yang tak ingin disebutkan identitasnya tersebut mengambil ilustrasi bumi dari Google. Gambar tersebut dinilainya paling layak dan dapat menarik perhatian murid karena memuat warna yang beragam.

Harjono menuturkan seusai diperiksa, guru tersebut memang bukan pribadi yang menganut paham bumi berbentuk datar.

“Itu murni ketidaktahuan guru dan tidak ada maksud mengatakan bumi datar. Yang bersangkutan adalah bukan guru yang punya paham bahwa bumi itu datar,” kata Harjono menambahkan.

Dia menegaskan gambar tersebut hanya diambil dari segi keindahannya saja. “Beliau adalah guru yang mengajarkan selama ini bahwa bumi itu bulat. Ilustrasi itu hanya diambil yang paling bagus dan itu bagus, warna-warni. Hanya itu saja, tanpa maksud untuk mengatakan bahwa bumi datar, begitu,” lanjutnya.

Pihaknya meminta agar kepala sekolah membuat surat pernyataan secara resmi. Selama ini, kata Harjono, penyusunan soal ujian diserahkan ke sekolah masing-masing sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi.

“Baik teknis pelaksanaannya apakah menggunakan metode daring ataukah luring termasuk penyusunan soal pun itu disusun oleh sekolah,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurutnya kasus ini tak dapat dikaitkan dengan Kementerian atau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan apalagi dikaitkan dengan politik. sebab hal itu murni menjadi kesalahan guru penyusun soal ujian.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...