Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jelang Lebaran 2.665 Guru Swasta Kudus Terima Tunjangan dari Pemkab, Totalnya Rp 1,06 Miliar

Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus kembali mencairkan tunjangan kesejahteraan guru swasta (TKGS) untuk bulan April bagi 2.665 guru di Kudus.

Tunjangan guru swasta ini cair mendekati Lebaran. Pencairannya, diberikan langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo di pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (7/5/2021).

Bupati Hartopo menyampaikan, pencairan tunjangan guru swasta pada bulan ini memang sedikit mengalami keterlambatan. Hal tersebut dikarenakan adanya sejumlah verifikasi pada penerima TKGS.

“Karena ada yang pensiun, ada yang sudah diterima PNS, dan lainnya. Sehingga perlu diverifikasi ulang, karena itu waktunya cukup lama,” ucap Bupati Hartopo usai penyerahan.

Pihaknya pun memastikan pemkab akan terus memastikan pencairan TKGS di tiap bulannya. Progam tersebut, sambung Hartopo, telah menjadi prioritas Pemkab Kudus sebagai bentuk perhatian pada guru-guru swasta di Kudus.

“Progam tersebut tidak terkena reocusing, karena sudah jadi prioritas Pemkab,” jelas Hartopo.

Ia menjelaskan, pencairan TKGS tersebut diharapkan bisa meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Kudus. Terlebih, pihak pemkab telah memberi kelonggaran pada sektor usaha di Kudus.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada merincikan, untuk guru swasta penerima TKGS, terdiri dari 1.385 guru TK dengan nominal sebesar Rp 531,2 juta.

Kemudian untuk guru sekolah dasar (SD) sebanyak 1.005 guru dengan nominal sebesar Rp 397,9 juta, dan 275 guru sekolah menengah pertama (SMP) sebesar Rp 133,6 juta.

Sehingga total, pencairan TKGS pada buan April tahun 2021 ini sebesar Rp 1,06 miliar.

“Pencairannya memang mengalami keterlambatan karena kami memverifikasi terlebih dahulu,” jelas Harjuna.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...