Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Dikunjungi Bupati, Pedagang Mengeluh Pasar Kliwon Kudus Panas

Pedagang Pasar Kliwon Kudus saat mengusulkan adanya ventilasi kepada Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus  – Bupati Kudus HM Hartopo bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kudus melakukan tinjauan ke Pasar Kliwon, Kamis (6/5/2021). Kunjungan tersebut untuk memastikan  protokol kesehatan berjalan disiplin, dan stok serta harga kebutuhan pokok aman.

Namun, siapa sangka saat berkeliling di Blok A lantai dua Pasar Kliwon Kudus, Hartopo didatangi salah seorang pedagang bernama Heri Harko. Heri pun meminta kepada bupati agar Pasar Kliwon bisa ditambahkan ventilasi agar tidak panas.

“Pak Bupati, usul Pasar Kliwon panas banget atapnya tidak ada ventilasi. Kalau bisa minta tolong ditambah ventilasi pak,” kata pedagang pakaian itu.

Ia menyebut, selain membuat kondisi menjadi pengap, kurangnya ventilasi juga bisa membahayakan, terlebih saat listrik padam. Di mana saat itu, genset akan menyala dan mengeluarkan udara yang tidak sehat.

“Di dalam pasar isinya bukan orang dewasa saja,  ada anak kecil juga. Kalau listrik padam genset hidup, otomatis karbon udara yang keluar dari genset bisa menimbulkan udara yang tidak sehat dan membahayakan,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Kudus bisa segera merealisasikan usulan ventilasi tersebut. Agar baik pedagang ataupun pengunjung yang datang ke Pasar Kliwon bisa lebih aman dan nyaman.

“Semoga bisa dibenahi diberi ventilasi secepat mungkin. Agar sirkulasi udara bisa kembali normal dan sejuk, ” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut Bupati Kudus HM Hartopo menyatakan, akan segera mengevaluasi usulan tersebut. Ia pun menyebut udara di Pasar Kliwon Kudus memang panas dan memang perlu adanya ventilasi.

Jika perlu, exhaust fan juga bisa dipasang di Pasar Kliwon Kudus. Agar, udara panas bisa keluar.

“Nanti saya suruh Dinas Perdagangan Kudus mengkajinya dulu, tadi ada tempat, tapi permasalahanya percikan air hujan itu masuk atau tidak dievaluasi dulu. Kalau perlu exhaust fan bisa dipasang, biar dikaji dulu,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, pihaknya akan menampung usulan tersebut, namun juga harus membutuhkan kajian untuk realisasi.

“Apalagi saat ini anggaran terbatas dan tentunya akan kami prioritaskan untuk kebutuhan yang paling mendesak,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...