Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Real Madrid Kalah, Sergio Ramos Biang Keroknya?

Sergio Ramos, dituding menjadi biang kekalahan Madrid. (CNNINDONESIA.COM/REUTERS/TOBY MELVILLE)

MURIANEWS, London- Kekalahan Real Madrid di semifinal Liga Champions dari Chelsea, menyisakan kronik baru. Kapten Madrid, Sergio Ramos dituding menjadi biang kerok kekalahan Madrid kali ini.

Ramos memang tampil jauh seperti biasanya. Maklum saja, pemain ini baru pertama kali turun setelah sekitar 3 bulan tidak menyentuh rumput lapangan. Cidera dan serangan Covid 19 membuatnya, baru bisa kembali bermain.

Sialnya, Kapten Madrid ini harus bermain di laga krusial menghadapi Chelsea di babak semifinal Liga Champions. Tidak ada pemain lain yang bisa dimainkan, membuat Zidane akhirnya memasang sang kapten.

Pertandingan Chelsea Vs Madrid berlangsung di Stanford Bridge, Kamis (6/5/2021) dinihari. Chelsea memulangkan Madrid, setelag menang dengan skore 2-0. Dua gol Chelsea, dicerak oleh Werner pada menit ke-28 dan Mason Mount menit ke-85.

Dua gol Chelsea ini oleh banyak pengamat disebabkan karena kesalahan Sergio Ramos. Pada gol pertama Chelsea, Ramos gagal menghentikan pergerakan Werner. Berniat mencuri bola yang akan dikontrol Werner, Ramos justru terjatuh.

Werner memainkan operan satu-dua dengan N’Golo Kante yang dilanjutkan dengan umpan terobosan kepada Kai Havertz. Havertz yang tidak terjaga langsung melompatkan bola melewati Cortuis. Namun bola membentur mistar, dan memantul balik. Werne yang bergerak cepat, berdiri di posisi tepat. Menyundul bolanya dan merubah skore menjadi 1-0.

Lalu di gol kedua, Ramos yang berniat mematahkan serangan Chelsea melakukan sundulan . Namun arah bolanya malah mengarah ke Kante. Dengan cepat pemain asal Perancis ini mengoper bola ke Mason Mount, tanpa satupun pemain Madrid yang bisa memotongnya.

Banyak pendukung Madrid yang kecewa dengan tampilnya Ramos di pertahanan Madrid. Sebab selama ini tanpa Ramos, pertahanan Madrid cukup bagus. Di tiga pertandingan Madrid di Liga Champions, mereka menang sekali dan dua kali imbang. Sedangkan di Liga Spanyol mereka malah menang dalam 5 kali beruntun.

Pelatih Madrid, Zidane tetap membela pemainnya ini meski banyak dinilai menjadi penyebab kekalahan timnya. Zidane memang tidak memiliki banyak pilihan menyusul banyaknya pemain yang cidera di lini pertahananya.

“Kami memainkan semifinal dan semua pemain siap. Mereka tidak akan bermain jika tidak siap,” kata Zidane usai pertandingan.

“Kami semua bisa bangga dengan para pemain, kami memberikan permainan terbaik dan kami sampai di sini, satu langkah lagi ke final. Tetapi, Chelsea menampilkan performa yang luar biasa dan kami harus memberi selamat kepada mereka,” Zidane menambahkan.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

Comments
Loading...