Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Petani Melon di Kudus Ini Bisa Raup Rp 210 Juta Sekali Panen

Petani melon asal Kudus, Suwondo tengah memanen melon, Rabu (5/5/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Petani melon di Kudus, Suwondo sumringah karena Rabu (5/5/2021) hari ini bisa memanen melon yang beberapa bulan terakhir  telah ia rawat. Apalagi sekali panen dia bisa meraup hingga Rp 210 juta.

Ditemui MURIANEWS di lahan pertanian seluas satu hektare yang terdapat di sebelah selatan SMK Wisudha Karya Kudus, Desa Mlati Norowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Suwondo menjelaskan tentang hasil panennya itu.

Melon yang dipanennya itu berjenis melon pertiwi. Tiap melon yang dipanennya memiliki berat kurang lebih 2-3 kilogram. Di lahan seluas satu hektare itu dia berhasil panen 30 ton. Harga per kilogramnya Rp 7 ribu, sehingga dari hasil panen ini ia bisa mengantongi Rp 210 juta.

Diketahui, lahan seluas satu hektare itu bukanlah lahan miliknya. Melainkan dia menyewa. Harga sewa satu hektar lahan itu Rp 10 juta per satu kali panen.

Seorang kuli memindahkan melon ke keranjang untuk diangkut ke truk (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula).

“Kurang lebih hasil panen saya ini Rp 210 juta. Modal nandur (tanam) Rp 150 juta. Bisa dibilang untung. Alhamdulillah juga selama ini cuacakan mendukung,” katanya.

Lebih lanjut, masa tanam melon itu berdurasi sekitar dua bulan. Ia juga bersyukur, harga melon saat ini cukup tinggi. Sebab, biasanya harga melon per satu kilogramnya hanya Rp 4 ribu

“Saya tanam dua Februari lalu dan hari ini panen. Hitungannya panen melon itu cepat. Dua bulan pasti panen,” ujarnya.

Kendati meraup ratusan juta dalam sekali panen, jatuh bangun pernah dialami Suwondo. Memulai bertani sejak 2005 lalu, dia pernah mengalami kerugian yang tidak sedikit.

“Rugi ya bolak-balik. Pernah dulu rugi sampai Rp 300 juta ya saya alami. Tapi tetap tidak kapok dan tetap akan jadi petani melon,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...