Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Dari Nekat Mbengkel, Nenek di Kudus Ini Bisa Berangkat Haji dan Biayai Kuliah Anak

Kasminah memperbaiki sepeda motor di bengkelnya di Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Seorang nenek asal Kudus berangkat haji dan membiayai pendidikan keenam anaknya dari membuka bengkel. Dia belajar bengkel secara otodidak.

Nenek berusia 70 tahun itu bernama Hj Kasminah. Dia membuka usaha bengkel di samping rumahnya. Lokasinya di RT 01, RW 03, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Di bengkel itu ia melayani mulai dari tambal ban, ganti oli, servis sepeda motor, hingga reparasi berbagai jenis sepeda.

Menurut nenek enam orang anak itu dia sudah mulai mengenal dunia bengkel sejak 1980 silam. Saat itu suaminya masih hidup. Semenjak suaminya tiada pada 2015, Hj. Kasminah melanjutkan usaha bengkel peninggalan suaminya itu.

Mbiyen zamane bojone kula tasih wonten niku kula mboten pareng melu mbengkel. Jare garapane wong lanang. Lha sakniki mpun mboten wonten bojo tak teruske kula. (Dahulu semenjak masih ada suami, saya tidak boleh ikut mbengkel. Katanya itu pekerjaan laki-laki. Lha sekarang sudah tidak ada suami saya yang melanjutkan),” katanya, Rabu (5/5/2021).

Ketertarikan untuk mbengkel saat suaminya masih hidup itu karena ia tak mau merepotkan pasangan hidupnya terus menerus. Dia juga ingin memiliki pemasukan sendiri.

“Kula kan remen rujak. Nek bade tumbas nyuwun duit bojo terus kok pakewuh (Saya kan suka rujak. Kalau mau beli rujak minta uang suami terus kok enggak enak),” terangnya.

Dari hasil bengkel itu, Kasminah dapat berangkat haji. Tepatnya di 2017 silam. Saat itu dia berangkat sendiri. Sebab, dua tahun sebelumnya suaminya sudah tiada.

Alhamdulillah saged mangkat kaji kiyambak. Duite Rp 24 juta alhamdulillah kok wonten,” ujar dia.

Selain berangkat haji, nenek yang kini sudah berusia 70 tahun itu juga dapat membiayai pendidikan keenam anaknya. Yakni satu anak sampai jenjang kuliah, satu anak mondok, dan empat orang anak lulus SMA.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...