Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemudik Masuk Pati Capai 498 Orang, Dua di antaranya Positif Covid-19

Haryanto saat berpidato dalam apel gelar pasukan Operasi Candi 2021 di halaman Mapolres Pati. (MURIANEWS/Dimas Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sekali pun Satgas Covid-19 telah mengeluarkan adendum terkait larangan mudik Lebaran, tetapi masih banyak warga yang lolos dari penyekatan. Bahkan di Pati sendiri, sudah ada 498 pemudik yang terdata dan sudah tiba di kampung halaman masing-masing.

Jumlah tersebut diketahui setelah dari pihak desa melakukan pendataan terhadap warga yang terlanjur mudik. Paling banyak ada di Kecamatan Winong, dan Jaken.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, laporan yang diterimanya itu belum termasuk dari lima kecamatan, yakni Sukolilo, Tambakromo, Dukuhseti dan Margoyoso.

Tetapi, dari semua pemudik yang sudah tiba itu, diakui semuanya sudah dilakukan pemeriksaan di RSUD Soewondo. Hasilnya, ada dua orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Kemarin kami cek, dari 498 pemudik itu ada dua yang positif, tetapi mereka tanpa gejala. Yang positif sudah kami isolasi,” katanya, Rabu (5/5/2021).

Ditambahkan pula, dua pemudik yang positif itu sudah sehari berada di rumahnya. Sehingga pihaknya akan tetap melakukan tracing kepada keluarga dua pemudik tersebut.

Baca: Kronologi 39 Warga Kuryokalangan Pati Tertular Covid-19, Ketahuan Setelah Ada yang Meninggal

Haryanto juga mengakui sempat ada pemudik yang tak mau diswab. Namun, karena hal itu sudah menjadi sanksi lantaran nekat mudik, maka yang bersangkutan dilakukan penjemputan paksa.

“Sudah risiko, kalau sudah terlanjur mudik, kan tidak mungkin saya suruh kembali. Yang pasti mereka harus siap sanksinya, ya diisolasi, diswab,” terangnya.

Baca: Klaster Mudik di Kuryokalangan Pati Dinyatakan Rampung, Ganjar: Jangan Sampai Kejadian Ini Terulang

Dari 498 pemudik tersebut, diakui juga ada pekerja migran. Namun, setelah dilakukan swab antigen, yang bersangkutan dinyatakan negatif.

“Dari migran itu sangat ketat sekali, semuanya punya dokumen resmi. Tapi kalau yang mudik curi-curi ini, mereka tidak punya dokumen,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...