Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Klaster Mudik di Kuryokalangan Pati Dinyatakan Rampung, Ganjar: Jangan Sampai Kejadian Ini Terulang

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Pati – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati telah mengkonfirmasi bahwa klaster caorona dari hajatan pemudik di Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Pati, dinyatakan rampung. Bahkan 39 orang yang sebelumnya dinyatakan positif terpapar Covid-19, kini semuanya sudah dinyatakan negatif.

Kepala DKK Pati Edy Siswanto mengatakan, setelah 39 warga Kuryokalangan yang terpapar Covid-19 menjalani isolasi, kemudian dilakukan evaluasi melalui swab PCR dan antigen. “Alhamdulillah hari ini dinyatakan negatif semua,” katanya, Selasa (4/5/2021) kemarin.

Dari peristiwa itu, Edy mewanti-wanti agar warga Pati di rantau, tak mudik terlebih dahulu. Hal itu untuk mengantisipasi adanya rantai penularan dari luar daerah.

“Saya juga berpesan, kalau ada yang terpapar orangnya jangan dikucilkan. Kalau bisa dilakukan isolasi dengan baik pasti sembuh,” pesannya.

Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Kuryokalangan Hayyin Nu’man mengaku untuk mengantisipasi persebaran Covid-19, pemdes memberlakukan skrining ketat jika ada warganya yang mudik. Berdasarkan pengalaman tahun 2020, hanya ada lima keluarga yang pulang dari rantau ke Kuryokalangan.

“Kalau ada yang datang kita imbau untuk membawa hasil swab. Jika tidak membawa kita arahkan ke puskesmas untuk melakukan swab gratis. Kalau positif nanti kan sudah tanggung jawab satgas,” paparnya.

Baca: 39 Orang di Kuryokalangan Pati Positif Covid-19 Usai Hadiri Manakib Warga Baru Pulang dari Jakarta

Pada kesempatan berbeda, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat mengindahkan larangan mudik untuk kebaikan bersama. Ia tak ingin kejadian di Pati kembali terulang.

“Yang repot adalah yang mereka nekat nerobos. Jangan sampai kejadian di Pati terulang, dan kemudian menularkan kepada yang lain,” tegas Ganjar usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021, Rabu (5/5/2021).

Sebagai antisipasi, Ganjar juga menyiagakan petugas hingga ketingkat RT-RW. Harapannya, masyarakat ikut bekerja sama mencatat siapa yang keluar masuk daerahnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...