Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Semifinal Leg Kedua Liga Champions, Tuchel Minta Pemain Chelsea Lupakan Hasil di Madrid, Fokus Rebut Kemenangan

Thomas Tuchel, pelatih Chelsea memberikan arahan pada salah satu pemainnya. (fotball.london/ Glyn Kirk – Pool / Getty Images).

MURIANEWS, London- Tuan rumah Chelsea memiliki waktu 90 menit untuk menentukan dirinya layak atau tidak menantang Manchester City di final Liga Champions. Pada Kamis (6/5/2021) dinihari WIB nanti, mereka akan menjamu Real Madrid di Stadion Etihad, London.

Pada pertandingan ini, Chelsea berbekal gol tandang dengan agregat 1-1. Tidak ada keuntungan signifikan yang didapat Chelsea usai menahan imbang Madrid di kandangnya, pekan lalu. Mereka tetap lebih baik memilih opsi meraih kemenangan di pertandingan ini, ketimbang hanya sekedar ingin memaksakan hasil imbang 0-0.

Hanya dengan keunggulan 1 gol tandang, tidak ada yang bisa diandalkan saat menghadapi Real Madrid, yang paling berpengalaman diturnamen ini. Dalam satu dekade terakhir mereka bahkan menjadi juara sebanyak 4 kali. Dengan 3 diantaranya diraih secara beruntun!

Madrid memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk mendapatkan hasil saat dibutuhkan. Tidak ada yang bisa dianggap remeh, dan Thomas Tuchel sang arsitek Chelsea menyadari sepenuhnya tentang hal ini.

“Bagi saya, tantangannya adalah melupakan hasil [leg pertama],” kata Tuchel kepada wartawan pada konferensi pers sebelum pertandingan. “Tantangannya selalu pada dua pertandingan, Anda memainkan pertandingan pertama dan kemudian Anda mulai dengan 0-0 lagi,” lanjutnya.

Tuchel juga mengaku tidak memiliki cara lain untuk mempersiapkan pertandingan selain mendorong para pemainnya untuk berani bermain keluar. Selanjutnya dengan tanpa kenal menyerah mengupayakan sebuah kemenangan.

“Jika kami berada dalam kondisi terbaik kami, maka tidak ada yang menghalangi kami mengejar kemenangan, kami ingin memenangkan pertandingan. Klub ini berbicara tentang kemenangan, pertandingan ini dan kompetisi ini juga tentang sebuah kemmenangan,”tambahnya lagi.

Menghadapi Madrid, Chelsea akan kehilangan Mateo Kovacic karena hadangan cidera hamstring. Namun pemain utama Chelsea lainnya berada dalam kondisi bugar. Semua menjalani persiapan di Cobham, sebelum pertandingan.

Termasuk Toni Rudiger yang mengalami cidera saat menghadapi Madrid di leg pertama, juga dipastikan bergabung. Pemain asal Jerman ini mengalami cidera di wajahnya, dan akan mengenakan topeng khusus saat bermain nanti.

“Saya dapat memberikan anda status sekarang, yaitu Mateo tidak akan masuk skuad. Sementara Toni akan bermain dengan topeng karena dia berlatih kemarin dengan itu,”ujarnya.

Mengenai strategi timnya, Tuchel menyatakan, yang pertama dirinya masih perlu memastikan skema apa yang akan digunakan Madrid. Di leg pertama mereka menggunakan 3-5-2, namun untuk kali ini, dirinya tak yakin.
“Saya tidak yakin apakah mereka akan bermain lagi dalam 5-3-2 atau apakah mereka akan beralih ke 4-3-3 yang lebih akrab. Itu mungkin tergantung pada tes terakhir untuk Mendy dan Ramos hari ini. Dari sini keputusan mereka, segalanya bisa berubah,” katanya mencoba menganalisa.

Namun demikian Tuchel juga menegaskan, skema apapun dari Madrid tetap memiliki kekuatan dan kelemahan. Apalagi di pertandingan semifinal Liga Champions, tidak semata tentang formasi, namun tentang bagaimana tim memainkannya.

“Intensitas apa yang kita miliki? Keyakinan apa yang kita miliki? Apakah kita cukup berani? Apakah kita bermain cukup berani? Apakah kita bermain di level teratas dalam formasi? Selalu ada pilihan taktis, tetapi bagi saya di pertandingan besar ini, ini lebih tentang keputusan kecil,” ujarnya menyimpulkan.

“Kami tidak tahu persis formasi apa yang akan mereka gunakan. Jadi kami akan fokus sepenuhnya pada kami dan kinerja kami sendiri,” tutupnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Football.london

 

Comments
Loading...