Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Haid Tak Teratur Bisakah Pengaruhi Kehamilan? Begini Penjelasannya

Ilustrasi nyeri haid. (Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Haid atau menstruasi kerap kali dikeluhkan wanita. Tak hanya efek berupa rasa nyeri yang bikin kaum hawa uring-uringan, muncul juga kekhawatiran jika haid tak teratur bisa berdampak pada kehamilan.

Lalu apakah kekhawatiran sebagian perempuan itu benar?. Dokter Edwin Thia dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura memberi penjelasan.

Dalam Forum Tanya Dokter di Smarther Healt, dr Edwin Thia menjawa tentang kekhawatiran tersebut. Berawal dari pertanyaan salah satu pengguna, yang mengeluhkan tentang tak teraturnya menstruasi yang dialami.

“Saya seringkali mens tidak teratur. Sering cek dokter spesialis kata dokter hormon tidak seimbang akibat stres dan obesitas. Apakah hal ini dapat mempengaruhi kesulitan hamil?,” isi pertanyaan dalam forum tersebut seperti dikutip MURIANEWS, Selasa (4/5/2021).

Pertanyaan ini dijawab oleh dr Edwin Thia. Menurutnya, haid yang tidak teratur memang dapat memengaruhi peluang seorang perempuan untuk hamil.

“Haid yang tidak teratur dapat mempengaruhi peluang untuk hamil. Penting untuk mengetahui penyebab haid tidak teratur dan mengatasi masalah yang mendasarinya,” katanya.

Menurut dia mengurangi stres dan menurunkan berat badan akan membantu memperbaiki siklus menstruasi. Sehingga sangat penting untuk menjaga gaya hidup sehat.

“Makan sehat dan berolahraga secara teratur. Hal itu terbukti meningkatkan periode menstruasi dan meningkatkan kemungkinan kesuburan,” terangnya.

Permasalaahan soal menstruasi juga muncul dari penanya lain. Salah satu member menanyakan solusi lantaran sudah sebulan belum mengalami menstruasi.

“Dokter, bulan lalu saya mens di tgl 25 sampai tgl 2 tapi sudah sebulan lebih belum mens. Apakah hamil? perlu tidak pakai test pack atau ditunggu saja? Makasih,” tanyanya.

Pertanyaan tersebut juga dijawab oleh dr. Edwin Thia. Menurutnya jika melewatkan masa menstruasi harus melakukan tes untuk memeriksa kehamilan.

“Jika Anda melewatkan menstruasi dari yang biasanya memiliki periode siklus 28 hari yang teratur, maka harus melakukan tes untuk memeriksa apakah anda hamil,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...