Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Banyak Kerumunan di Kudus, Sanksi Denda dan Sosial Kembali Digencarkan

Penindakan pada pelanggar prokes di kawasan Alun-Alun Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus kembali menggencarkan operasi yustisi di sejumlah titik di Kabupaten Kudus. Operasi Kembali digalakkan lantaran saat ini banyak kerumunan masyarakat di sejumlah titik.

Operasi penegakan Perbup tersebut pun akan digencarkan hingga puncak perayaan Lebaran tahun ini.

“Karena melihat banyak sekali kerumunan, kami akan gencarkan operasi di banyak titik di Kudus. Kami efektifkan kembali sanksi sosial dan denda administrasi,” kata Kasatpol PP Kudus Djati Solechah, Selasa (4/5/2021).

Pusat perbelanjaan hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat berkerumun seperti Balai Jagong dan Alun-Alun Kudus pun akan terus dipantau. Sehingga ketika didapati kerumunan, bisa segera dibubarkan.

“Atau kami melakukan penindakan pada pelanggar prokes seperti yang tidak memakai masker,” ujarnya.

Semalam sendiri, pihak Satpol PP Kudus telah menggelar operasi yustisi di salah satu pusat perbelanjaan di Kudus. Hasilnya, ada enam orang yang terjaring dan melaksanakan sanksi sosial.

”Mereka tidak memakai masker dan memilih untuk menjalankan sanksi sosial,” sambung Djati.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengefektifkan denda dan sanksi sosial untuk mengatasi para pelanggar prokes di pusat-pusat keramaian.

Bupati Kudus HM Hartopo sebelumnya juga geram dengan fenomena kerumunan yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Kudus. Salah satu yang paling parah adalah di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Hartopo sendiri, sempat menertibkan kerumunan di kawasan tersebut bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kudus pada Minggu (3/5/2021) lalu. Hingga akirnya, kerumunan berangsur bubar.

“Semalam sudah saya perintahkan setelah tarawih dimatikan lampu alun-alun,” kata dia, Selasa.

Sementara untuk kerumunan di mal, Pemkab Kudus sendiri, sambung Hartopo, telah berulang kali memperingatkan mall untuk membentuk Satgas Covid-19 untuk mengatur kerumunan. Namun dalam kenyataannya masih banyak yang tidak menerapkannya.

“Saya kemarin sudah menertibkan juga. Jika terus-terusan seperti ini akan kami tutup,” tegas Hartopo.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...