Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pelatih Ansan Greeners Merasa Keberatan Lepas Asnawi Ke Timnas Indonesia

Asnawi Mangkualam, harus meninggalkan Ansan Greeners sementara waktu, kareana panggilan Timnas Indonesia (goal.com/한국프로축구)

MURIANEWS, Jakarta- Kiprah pemain Indonesia di K League 2, Korea Selatan, Asnawi Mangkualam, semakin mengkilap di klubnya Ansan Greeners. Kontribusinya di klub Liga 2 Korea Selatan ini, semakin terasa dan sangat menentukan.

Bahkan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-Sik menyatakan secara terbuka, bahwa pihaknya sebenarnya keberatan atas panggilan Timnas Indonesia untuk Asnawi Mangkualam. Hal ini disampaikan secara terbuka oleh Kim, mengingat betapa dibutuhkannya Asnawi bagi Ansan Greeners.

Nama Asnawi masuk ke dalam daftar 34 pemain untuk mengikuti TC timnas Indonesia untuk pertandingan Pra Kualifikasi Piala Dunia 2022. Meski TC sudah dimulai, Asnawi dipastikan tidak bisa bergabung dalam waktu dekat. Manajemen Ansan dan Gil-sik baru melepas Asnawi setelah pertandingan pekan ke-12 melawan Jeonnam Dragons pada 17 Mei.

Dengan demikian, Asnawi kemungkinan besar baru bergabung dengan timnas senior di Dubai bersama Elkan Baggott dan Syahrian Abimanyu, mengingat TC di Jakarta berlangsung hingga 10 Mei.

Kim Gil-Sik mengaku sudah berbicara dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, mengenai hal ini. Kepada Tae-Yok dirinya menyampaikan semua yang dirasakannya. Meski berat, namun Ansan tetap rela melepas Asnawi untuk Timnas Indonesia mulai 17 Mei nanti.

“Saya sudah bicara dengan pelatih Shin Tae-yong, dan pada tanggal 17 setelah pertandingan tandang ke Jeonnam selesai, Asnawi baru bergabung dengan tim nasional Indonesia,” ujar Gil-sik.

Kegundahan Gil-Sik dan Ansan Greeners cukup beralasan, karena kepergian Asnawi ke Timnas Indonesia masih belum bisa dipastikan kapan akan kembali. Pihak PSSI belum bisa memberikan kepastian mengenai masalah ini.

Selain itu, jika merujuk pada aturan di Korea Selatan terkait penerapan protocol kesehatan, Asnawi terancam sampai Juli baru bisa bermain lagi. Sebagai warga negara asing yang baru tiba di Korsel, maka nantinya Asnawi harus menjalani karantina selama 14 hari.

Pertandingan terakhir Grup G yang dijalani Timnas Indonesia sendiri baru akan berakhir pada 15 Juni 2021. Dengan demikian, sesuai dengan ketentuan itu, Asnawi diperkirakan baru bisa bertanding untuk Ansan pada awal Juli 2021.

“Jadwal bergabung kembali, atau apakah akan mengisolasi diri setelah kembali ke Korea belum ditentukan. Secara pribadi, saya tidak ingin mengirim dia ke tim nasional. Di lain sisi, jika Asnawi kembali dengan lebih percaya diri, saya pikir itu akan membantu tim,” kata Gil-sik, lagi.

Gil-Sik memang sangat beralasan menyatakan pendapat seperti itu. Sebab saat ini preforma Asnawi bersama Ansan Greeners tengah bagu-bagusnya. Asnawi berhasil melakukan adaptasi di persepakbolaan Korea Selatan lebih cepat dari perkiraan.
“Saya bersyukur Asnawi telah beradaptasi dengan liga lebih baik dari yang saya perkirakan sebelumnya. Jadi saya berterima kasih [kepada Asnawi] dari sudut pandang seorang pelatih,” pungkasnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: goal.com

 

Comments
Loading...