Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sekda Tatang Ditunjuk Jadi Plh Bupati Sragen

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati (dua dari kanan) menyuntikkan vaksin pada lengan kiri Sekda Tatag Prabawanto di Kantor UPTPK Sragen, Senin (22/2/2021). (Solopos/Tri Rahayu)

MURIANEWS, Sragen – Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto B ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sragen. PNS nomor satu di Sragen ini akan menjabat Plh hingga turunnya Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Penunjukkan Penjabat Bupati Sragen.

Tatag resmi sebagai Plh Bupati Sragen setelah serah terima jabatan dari Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021 di Pendapa Sumonegoro Sragen, Selasa (4/5/2021).

Penunjukkan Tatag sebagai Plh Bupati Sragen itu didasarkan pada SK Gubernur Nomor 131/29/2021 tertanggal 3 Mei 2021. SK tersebut dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Setda Sragen Tugiyono.

Dikutip dari Solopos.com, Tatag menjabat Plh Bupati Sragen sampai ada Penjabat Bupati Sragen berdasarkan SK Mendagri. Serah terima jabatan dilaksanakan dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan buku memori jabatan dari Bupati dan Wabup kepada Plh Bupati Sragen.

“Amanah ini cukup berat dan tetap saya laksanakan dengan ikhlas untuk kebaikan selama masa transisi sampai ada Penjabat Bupati  Sragen. Apa pun yang sudah menjadi kebijakan tetap kami jalankan sebaik-baiknya,” katanya .

“Secara pribadi, atas nama aparatur sipil negara, dan rakyat Sragen menyampaikan apresiasi kepada Mas Dedy Endriyatno dan istri yang sudah mendedikasikan hidupnya untuk  Sragen,” imbuh Tatag dalam pidatonya.

Bupati periode 2016-2021, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, juga ikut mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Dedy Endriyatno dan istri  yang menemani selama lima tahun terakhir dan tetap bisa menjaga jargon Guyup Rukun sampai akhir masa jabatan.

Yuni, sapaannya, berterima kasih kepada Ratna Susanti selama menjadi Ketua Tim Penggerak PKK selama lima tahun dan membantu dalam mengatasi angka kematian ibu dan balita.

“Kepada Forkompimda agar langsung bisa berkoordinasi dengan Plh. Bupati Sragen. Kepada Sekda, kami titip APBD yang sudah jadi kebijakan tetap disampaikan ke DPRD Sragen. Saya mohon izin untuk istirahat selama masa jeda dan nanti dengan kekuatan penuh memulai pada periode kedua nanti,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...