Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Target Takjil Beracun di Bantul Ternyata Anggota Polisi, Sudah Direncanakan Tiga Bulan

Nani Aprilia, pengirim takjil sate beracun sianida yang terwaskan anak ojol di Bantul. (Foto: PIUS ERLANGGA/detikcom)

MURIANEWS, Bantul – Satreskrim Polres Bantul akhirnya meringkus perempuan pengirim takjil beracun yang menewaskan seorang anak dari driver onlien di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Perempuan tersebut diketahui bernama Nani Aprilliani Nurjaman.

Perempuan yang masih berusia 25 tahun itu merupakan warga Jawa Barat yang tinggal di Bantul. Ia mengaku sengaja mencampur racun jenis c yang merupakan Kalium Sianida (KCN) ke bumbu sate sebagai takjil karena sakit hati dengan orang berinisial T anggota Polresta Yogyakarta berinisial T.

Baca: Perempuan Pemberi Takjil Beracun di Bantul Masih 25 Tahun, Motifnya Sakit Hati

Namun, sate takjil tersebut ternyata tak sampai ke tangan T. Saat diantar, T memberikan takjil tersebut kepada driver ojek online karena merasa tak pernah memesan takjil tersebut. Bahkan ia pun merasa tak kenal saat driver menjelaskan deskripsi pengirim.

Dikutip dari Suara.com, Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja pun membenarkan bahwa sasaran utama wanita misterius yang mengirimkan sate beracun itu merupakan anggota kepolisian.

Anggota polisi tersebut diketahui bernama Aiptu Tomi. Aiptu Tomi diketahui masih bertugas di Polresta Yogyakarta sebagai penyidik senior.

Baca: Dari Bungkus Sate, Polisi Akhirnya Temukan Pemberi Takjil Beracun di Bantul

“Jadi sasarannya anggota polri berinisial T,” katanya.

Di sisi lain, Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono mengaku bahwa pelaku sudah merencanakan hal ini sejak tiga bulan lalu karena sakit hati.

“Ya sekitar tiga bulan lalu sudah direncanakan. Awalnya memang targetnya adalah ke rumah T tetapi malah tidak sesuai dan membunuh seorang anak kecil,” terang dia.

Sementara itu, Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkhan Rudy Satria menjelaskan Nani memang sudah berhubungan lama dengan target. Hanya saja, hal tersebut dilakukan sebelum T menikah.

Baca: Lucinta Luna Ngaku Hamil, Begini Komentar Kocak Netizen

“Motifnya sakit hati, karena target ini menikah dengan orang lain, tidak dengan dirinya (Nani),” ungkap Burkhan saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (3/4/2021).

Akibat perbuatan NA, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. NA diancam hukuman penjara 20 tahun bahkan bisa seumur hidup.

“Ancamannya bisa 20 tahun penjara, bisa juga seumur hidupnya,” terang Wachyu.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Suara.com

Comments
Loading...