Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Bupati Geram Alun-Alun dan Mal di Kudus Jadi Biang Kerumunan, Ini yang Akan Dilakukan

Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo geram dengan fenomena kerumunan yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Kudus. Salah satu yang paling parah adalah di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Hartopo sendiri, sempat menertibkan kerumunan di kawasan tersebut bersama Satuan Polisi Pamong-Praja Kudus pada Minggu (3/5/2021) malam tadi. Hingga akirnya, kerumunan berangsur bubar.

“Ini semacam ada pembiaran di sana, jangan seperti ini lagi,” kata Hartopo ketika memimpin rakor pengarahan antisipasi mudik Idulfitri bersama kepala desa secara virtual, Senin (3/5/2021).

Hartopo lantas meminta pihak Satpol PP, Dinas PKPLH Kudus, dan Dinas Perhubungan untuk berkoordinasi dengannya, guna menyusun langkah supaya kejadian seperti itu tak menjadi sorotan ke luar wilayah.

Wacana mematikan lampu alun-alun pun akan dipertimbangkan. Selain itu, usai salat tarawih, Hartopo juga meminta juru parkir untuk tidak melayani parkir di kawasan tersebut. Karena dianggap bisa memfasilitasi adanya kerumunan.

“Tidak hanya ratusan, ada ribuan orang di sana. Kudus ini kota transit, kalau dilihat orang dari luar daerah bagaimana pandangannya, karena tengah pandemi seperti ini,” tegas Hartopo.

Tak Hanya alun-alun, mal-mal di Kudus juga diminta untuk tertib dalam menerapkan protokol kesehatan. Terutama terkait kapasitas dalam mal. “Kalau kapasitasnya 100 ya paling tidak 50 orang,” kata dia.

Pemkab Kudus sendiri, sambung Hartopo, telah berulang kali memperingatkan mal untuk membentuk Satgas Covid-19 untuk mengatur kerumunan. Namun dalam kenyataannya masih banyak yang tidak menerapkannya. “Jika terus-terusan seperti ini akan kami tutup,” tegas Hartopo.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...