Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Salat Idulfitri Berjemaah di Masjid dan Lapangan Diperbolehkan di Kudus, Takbir Keliling Dilarang

Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memperbolehkan pelaksanaan salat Idulfitri di masjid-masid maupun di areal terbuka seperti lapangan di Kota Kretek.

Meski demikian, penerapan protokol kesehatan diminta untuk lebih diperketat kembali. “Boleh, dipersilahkan yang penting penerapan protokol kesehatannya,” kata Bupati Kudus Hartopo usai menghadiri rapat koordinasi antisipasi mudik, Senin (3/5/2021).

Pemerintah melalui Kementerian Agama sendiri, ujar Hartopo telah mengimbau untuk tidak kehilangan kewajibannya guna melaksanakan sunnahnya.

“Artinya yang utama atau yang wajib itu kan sehat, sementara salat tarawih, salat Idulfitri, dan berkunjung itu kan sunnah, intinya utamakan kesehatannya dulu. Jangan sampai dapat sunahnya tak dapat wajibnya,” ujar Hartopo.

Walau demikian, pihak pemkab melarang dengan tegas adanya takbir keliling di jalan-jalan di Kota Kretek. Alasannya, kata dia, adalah berpotensi menimbulkan kerumunan yang tidak terpantau.

“Kalau takbir keliling tidak boleh, kalau masih ada berarti membandel,” sambung dia.

Oleh karena itu, pihak Satuan Polisi Pamong-Praja diminta untuk menyiagakan diri 24 jam di malam takbir.

Pihak Satpol PP juga diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polres Kudus untuk mengatasi hal tersebut. “Satpol PP harus siaga 24 jam untuk itu sehingga kerumunan bisa sedikit terkendali,” tegas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...