Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

TAUSIAH RAMADAN GUS BAHA

Gus Baha Jelaskan Bagaimana Ayat-Ayat Alquran Tak Asal Turun

Gus Baha saat memberikan tausiah Ramadan yang dipersembahkan PR Sukun. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Kudus – KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha dalam Tausiah Ramadan 1442 PR Sukun mengungkapkan jika ayat-ayat Al-Quran tak sekadar diturunkan oleh Allah SWT pada Nabi Muhammad SAW.

Semua ayat, lanjut Gus Baha, pasti ada peristiwa yang melandasi dan melatar belakanginya. “Selalu ada latar belakangnya ayat-ayat tersebut turun,” ujar Gus Baha, dalam edisi Sabtu (1/5/2021).

Gus Baha, kemudian mencontohkan saat Nabi Muhammad mensyiarkan Islam di Makkah. Karena di sana Islam lemah dan kafir kuat, maka turunlah ayat yang memerintahkan untuk mengalah.

“Keluarlah ayat keenam surat Al Kafirun yang berbunyi lakum dinukum waliyadin artinya bagimu agamamu dan bagiku agamaku,” sambung Gus Baha.

Lain halnya ketika di Maddinah, Gus Baha menceritakan saat itu Islam sangat berkuasa di sana. Namun bangsa kafir masih saja memusuhinya. Akhirnya, turunlah perintah dan ayat yang memerintah untuk memerangi.

“Namun, tetap harus ada alasannya, karena Islam diperangi maka perlu diperangi kembali, kemudian turunlah ayat ” tambahnya.

Dalam tausiah sebelumnya, Gus Baha menerangkan jika agam Islam adalah agama yang paling mudah.

Gus Baha menuturkan, walaupun mengaji sembari bercanda, namun apabila tetap diniati untuk beribadah, maka sama saja pahalanya seperti orang beribadah.

Hal tersebut, dikarenakan niat untuk memerangi maksiat dengan menunggu kewajiban-kewajiban selanjutnya.

“Agama (Islam) itu gampang, seperti itu tidak masalah, karena sudah nyaman dalam keadaan Islam,” ujar Gus Baha.

Tausiah Ramadan oleh Gus Baha ini disiarkan oleh channel Youtube MURIANEWS TV dan PR Sukun. Tausiah ini akan hadir setiap hari selama Ramadan pada pukul 17.15 WIB.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...