Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Legenda Persijap Berharap Tim Laskar Kalinyamat Segera ‘Bangun dari Tidur’

Salah satu laga Persijap, sebelum Pandemi menghentikan kompetisi (MURIANEWS/ Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Pandemi Covid 19 yang terjadi, mengakibatkan Persijap Jepara seperti mengalami ‘tidur panjang’. Namun, klub-klub lain sudah mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi bergulirnya kompetisi.

Seperti diketahui, Persijap Jepara akan turun di Liga 2 jika kompetisi Kembali dimulai. Namun sampai saat ini, Persijap Jepara belum menunjukan tanda-tanda memulai persiapannya. Beberapa pemain Persijap, bahkan malah sudah berganti jersey, setelah tidak ada pembicaraan mengenai pebaharuan gaji.

Karena kontrak habis, sejumlah pemain ada yang pindah klub, dan beberapa lainnya masih menunggu manajemen Persijap memperbincangkannya lagi. Asri Akbar yang sudah habis kontraknya Bersama Persijap, saat ini sudah resmi bergabung dengan RANS Cilegon FC.

Salah satu legenda Persijap, Anjar JW menyatakan kekuatiran dan sekaligus keprihatinannya melihat situasi ini. Seharusnya, Persijap yang akan turun di Liga 2 juga sudah melakukan persiapan.

“Yang lain sudah persiapan. Kita (Persijap, red) masih adem ayem. Kita lihat Pati misalnya, mereka luar biasa mempersiapkan diri. Kita jauh ketinggalan,” kata mantan kapten Persijap Jepara ini, Sabtu (1/5/2021).

Meskipun sudah sejak 2018 vakum dari dunia sepak bola, Anjar mengaku tetap mengamati perjalanan klub yang membesarkan namanya itu. Ada beberapa hal yang menjadi perhatiannya secara khusus.

Anjar menjelaskan, dengan kondisi finansial yang dimiliki manajemen yang saat ini mendanai Persijap, seharusnya sudah ada persiapan yang bisa dilakukan. Persiapan itu dibutuhkan agar Persijap bisa secepatnya kembali ke Liga 1.

Selain itu, Anjar juga melihat bahwa manajemen Persijap saat ini tidak memprioritaskan pemain lokal Jepara. Padahal, menurutnya Jepara memiliki potensi pesepak bola yang tidak kalah dengan daerah lain. Hak ini terbukti dari banyaknya pemain tim-tim besar bahkan Timnas Indonesia yang berasal dari Bumi Kartini.

“Melihat komposisi pemain sekarang, pemain lokal hanya ada satu atau dua orang. Saya berharap manajemen Persijap bisa mengakomodir lebih banyak potensi local Jepara,” tutur pemain yang juga pernah belasan tahun menjadi asisten pelatih Persijap ini.

Anjar menambahkan, mestinya Persijap lebih mengintensifkan komunikasi dengan Askab Jepara. Askab PSSI Jepara, selama ini masih terus menggelindingkan kompetisi untuk pemain lokal Jepara.

Komunikasi yang baik dengan Askab PSSI Jepara, menurutnya bisa memberi sinergi didalam mengekplorasi potensi sepak bola Jepara untuk Persijap.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...