Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Saat Tangani Persijap, Empat Bulan Anjar JW Tidak Dapat Bayaran

Anjar masih fokus dengan tugasnya sebagai ASN (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara– Salah satu legenda Persijap Jepara adalah Anjar JW. Pria asli Purbalingga ini adalah salah satu pemain Persijap paling berpengaruh pada zamannya. Usai mengakhiri karier sebagai pemain, ia meneruskan kariernya sebagai pelatih sepak bola.

Memulai sebagai asisten dari beberapa pelatih kepala di Persijap Jepara, Anjar pernah menjadi pelatih kepala di Persijap Jepara. Hal itu terjadi pada saat Persijap Jepara mengarungi Liga 3 kompetisi sepak bola Indonesia.

Saat itu, Persijap Jepara ditangani oleh Patrick Ghigani yang berasal dari Jerman. Dalam perjalananya, Persijap Jepara berhasil lolos ke babak 16 besar. Namun, lantaran persoalan finansial, Patrick meninggalkan Laskar Kalinyamat tanpa kejelasan. Dalam kondisi seperti itu, dirinya akhirnya harus mengambil alih tanggung jawab.

“Saya nangani (Persijap, red) hanya dengan pelatih kiper. Selama empat bulan tanpa bayaran. Ini yang tidak banyak orang ketahui,” ungkap pemain yang mengaku mengidolakan Diego Maradona dan Argentina ini.

Anjar memutuskan vakum dari dunia sepak bola sejak tahun 2018 hingga sekarang. Selain karena ketidaksesuaian hati dengan pihak manajemen, ia beralasan lebih fokus dengan pekerjaan saat ini.

Sebagai ANS, saat ini Anjar JW menjabat sebagai menjadi Kasubag Rumah Tangga Setda Jepara. Jabatan ini diembanya, setelah sebelumnya menjabat sebagai lurah Ujung Batu.

Sebagai Kasubag Rumah Tangga, tugasnya memang membuatnya sibuk dan butuh fokus penuh. Karena harus mengurusi semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari di Setda Kabupaten Jepara.

Beberapa tanggung jawab yang harus dilakukannya adalah mengurus Pendopo Kabupaten Jepara dan Rumah Dinas Bupati Jepara. Semua tanggung jawab ini menurutnya tidak bisa diganggu dengan kegiatan lainnya.

BACA: Anjar Jambore Widodo, Asli Purbalingga Tapi Persijap Sejati

Apakah dirinya masih ingin Kembali ke Persijap? Anjar menyatakan sudah banyak yang menanyakan hal ini. Namun, sejauh ini dirinya belum memiliki keinginan untuk melatih lagi.

“Untuk saat ini saya belum memiliki niat untuk kembali melatih. Apalagi sampai mendaftar-daftarkan diri. Saya tidak pernah seperti ini. Sekarang saya memilih fokus dengan pekerjaan yang sudah dipercayakan pak bupati kepada saya. Tapi suatu saat saya tetap akan kembali ke sepak bola,” imbuh pemilik Lisensi A AFC dan Diploma ini.

Untuk menebus rasa kangen terhadap Persijap, Anjar mengaku sampai saat ini masih menjalin komunikasi dengan sejumlah eks pemain Persijap. Salah satunya adalah dengan Evaldi Silva De Asiss, yang berasal dari Brazil.

Anjar dan Evaldo, bersahabat hingga saat ini. (MURIANEWS./Istimewa)

Evaldo juga merupakan legenda Persijap lainnya. Pemain ini hanya bermain di Persijap Jepara, saat berpetualang di Liga Indonesia. Evaldo adalah penerus jabatan kapten Persijap yang sebelumnya disandang Anjar JW.

“Saya masih sering kontak-kontak sama Evaldo. Sekarang kan bisa lewat FB atau WA. Dengan teman-teman yang lain juga masih kontak-kontak. Lumayan untuk obat kangen,” pungkasnya.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

 

Comments
Loading...