Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Rajin Jemput Bola, Penerbitan KIA di Jepara Lampaui Target Nasional

Kepala Disdukcapil Jepara Sri Alim Yuliatun. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dalam dua tahun terakhir, tren pencatatan dan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Jepara terus membaik. Hal itu disebabkan, salah satunya karena Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) gencar jemput bola.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara Sri Alim Yuliatun mengatakan, penerbitan KIA di Jepara pada tahun 2020 melampaui target nasional. Yaitu dari target 20 persen tercapai 21,16 persen.

“Tahun lalu dari 326.814 anak, 68.928 anak sudah memiliki KIA,” sebut Alim, Sabtu (1/5/2021).

Melihat pengalaman tahun lalu, pihaknya optimistis target nasional tahun ini juga terlampui. Pasalnya, dari target 30 persen, hingga Maret sudah terealisasi 25,53 persen.

Atau dari 325.855 anak sudah berhasil diterbitkan 83.694 KIA. Jumlah tersebut belum termasuk 5.570 permohonan yang statusnya sudah selesai verifikasi dan siap cetak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Jepara Sulasih menambahkan, selain jemput bola, pihaknya juga menerima ajuan KIA kolektif secara online dari berbagai lembaga pendidikan di Jepara.

Saat ini, kata dia, sudah ada 84 lembaga pendidikan yang bekerja sama dengan Disdukcapil untuk pembuatan KIA. Lembaga pendidikan tersebut masing-masing 34 PAUD, 47 SD/MI, dan 3 SMP.

Pihaknya menyadari, jumlah lembaga pendidikan yang sudah bekerja sama ini tidak sebanding dengan banyaknya lembaga pendidikan di Jepara. Oleh karena itu ia berharap lembaga pendidikan lain mengikuti jejak teman-teman mereka.

“Kami siap mendatangi sekolah-sekolah jika diperlukan,” imbuh Sulasih.

Untuk mengenjot kepemilikan KIA, lanjut Sulasih, juga melakukan sosialisasi secara masif terkait layanan-layanan yang diberikan.

Seperti masyarakat bisa mengajukan mandiri secara online, pengajuan bisa dilakukan secara kolektif melalui lembaga pendidikan, pemberian KIA bagi pemohon akta kelahiran baru usia 0-5 tahun, dan pemberian KIA kepada pemohon revisi akta kelahiran usia 0-5 tahun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...