Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ngopi Ramai-Ramai Siang Bolong, Warung di Pati Ini Ambrol Pengunjungnya Masuk ke Got, Netizen: Karma Dibayar Spontan

Tangkapan layar salah satu remaja yang tubuhnya penuh limbah setelah tercebur ke got saat ngopi di warung Juwana. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Jagat maya Pati Bumi Mina Tani digegerkan adanya video sebuah warung yang ambrol saat banyak pengunjung yang ngopi. Tak hanya itu, para pengunjungnya yang rata-rata para remaja langsung tercebur ke dalam got yang ada di bawahnya.

Padahal selokan itu mempunyai air yang berwarna hitam pekat. Alhasil, salah satu pemuda yang tercebut itu belepotan, sekujur tubuhnya hitam semua. Warung tersebut berada di depan STM BTB Desa Kebonsawahan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.

Video ini viral dan beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Indra Wibowo Channel dengan caption: “Marai do ra tau delok pilem Indosiar re…” (karena tidak pernah nonton film di Indosiar sih…).

Komentar-komentar lucu pun menyertai setiap postingan video tersebut di media sosial. Salah satunya akun @Yuli Anieh, yang menilai mereka kena karama karena asyik ngopi di siang bolong saat orang lain tengah puasa. ”karma dibayar spontan” tulisnya.

Pemilik warung, Dewi (35) mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Kamis (29/4/2021) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Warung kopi ambrol dan beberapa orang tercebur ke saluran air. (MURIANEWS/Istimewa)

Pada saat itu, warung memang tengah buka dan ada enam pelanggan yang ngopi bersama. Mereka adalah siswa salah satu SMK di Pati.

“Awalny ada enam orang. Kemudian mereka memanggil temannya melalui handphone, lalu datang lagi enam orang,” katanya, Jumat (30/4/2021).

Setelah 12 orang itu sudah selesai ngopi dan mau melakukan pembayaran, tiba-tiba datang lagi beberapa orang. Jumlahnya sekitar 20 orang lebih. Semuanya masuk di warung. “Mungkin karena banyak orang, sehingga langsung ambrol,” ujarnya.

Sementara warung milik Dewi tersebut memang terbuat dari kayu jati bercampur dengam bambu. Posisinya tepat berada di pinggir jalan dan di atas saluran air.

Tepat di bawah warung terdapat ada air limbah rumah tangga yang sudah berwarna hitam. Beberapa pembeli ada yang tercebur ke saluran air. Bahkan dalam rekaman video yang berdurasi 29 detik itu, salah seorang pembeli ada yang tubuhnya rata dengan limbah.

Dewi sendiri mengaku belum lama mendirikan warung tersebut, yakni sekitar setahun lalu. Namun, saat puasa ini dia memang masih tetap buka untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...