Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Saat Barcelona dikalahkan Granada, Ternyata Koeman Kena Kartu Merah, Kok Bisa?

Ronal Koeman. (dailymail.co.uk/reuters)

MURIANEWS, Barcelona- Pertandingan Barcelona Vs Granada yang dengan kekalahan 1-2 Blaugrana, benar-benar menyakitkan. Laga yang digelar di Nou Camp, Jum’at (30/4/2021) dihari itu, sudah pasti membuat Barca seperti membuang kesempatan untuk mendekati gelar juara.

Namun tidak itu saja, kerugian Barcelona menyusul pertandingan ini, juga menyangkut partai-partai krusial mereka selanjutnya. Kekalahan dari Granada ternyata masih belum sepenuhnya menutup peluang El Barca untuk bisa mendapatkan gelar juara musim ini.

Sehingga semua partai sisa akan menjadi sangat krusial dan menguras perhatian dan fokus tim. Namun sayangnya, pada laga melawan Granada sesuatu telah terjadi. Ronald Koeman, pelatih Barcelona ternyata mendapatkan kartu merah!

Koeman ‘dikirim’ ke tribun oleh wasit, pada babak kedua, setelah gol pertama dari dua gol Granada yang berhasil diciptakan. Koeman terlibat perdebatan dengan official ke-4, dan menyebabkan dirinya terusir dari banch pemain sampai satu pertandingan berikutnya.

“Laporan wasit mengatakan saya tidak menghormati ofisial keempat. Tetapi itu tidak benar,” Ujar Koeman, mengomel.

Dengan kartu merahnya ini, maka Koeman dipastikan tidak akan berada di banch pemain pada pertandingan Barcelona pada Minggu (2/5/2021). Hal ini bisa saja akan menjadi masalah bagi Barcelona.

Ronald Koeman diusir ke tribun, (dailymail.co.uk/gety image)

“Saya tidak tahu apakah itu akan memengaruhi tim tetapi itu pasti akan memengaruhi saya. Jika saya telah menggunakan kata-kata buruk maka saya menerima hukuman tetapi tidak seperti itu,” katanya membela diri.

“Ini adalah pukulan besar dan sekarang, pertandingan hari Minggu sangat penting, kami harus merespons. Tidak ada yang memiliki permainan mudah pada laga yang tersisa,” tambahnya.

Barcelona belum pernah berada di puncak klasemen pada musim ini. Kesempatan itu bisa terjadi jika mereka menang dari Granada. Namun kenyataannya berbeda, bahkan ketika Lionel Messi mencetak gol ke-26nya sekalipun pada musim ini.

Barcelona masih bisa mengungguli atas Atletico Madrid jika bisa memenangkan semua pertandingan terakhir mereka. Dari lima pertandingan terakhir, Barcelona akan berhadapan dengan Atletico Madrid pada 8 Mei 2021.

Namun dalam 10 hari terakhir juga, Real Madrid berpeluang bisa mendapatkan poin diatas Barcelona dan Atletico, jika mereka bisa menyapu bersih semua pertandingan mereka. Sehingga masih ada banyak kemungkinan untuk hasil akhir Laliga Spanyol musim ini.

Terkait situasi yang terjadi, bek Barcelona, Jordi Alba menyatakan kekecewaannya. Barcelona sebelumnya memiliki kesempatan untuk menentukan nasip mereka sendiri dalam perburuan gelar juara. Namun kesempatan itu lenyap begitu saja.
“Ini adalah kesempatan unik untuk menjadi yang teratas dan memiliki nasib di tangan kami sendiri. Namun kini kami sudah kehilangan kesempatan itu. Ini pukulan besar bagi kami,” ujar Jprdi Alba.

“Mereka memiliki dua peluang di babak kedua, dan kenyataannya mereka berhasil menyingkirkan kami,” tambah Alba.

Granada merayakan kemenangan bersejarah mereka atas Barcelona ini. Namun, ada ‘penumpang gelap’ yang juga bergembira dengan hasil ini. Mereka adalah pendukung Real Madrid, Atletico Madrid dan Sevilla. ‘Balapan’ untuk mengejar gelar juara liga Spanyol masih belum selesai.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: dailymail.co.uk

Comments
Loading...