Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Rusunawa Kudus Kembali Dijadikan Tempat Isolasi Pemudik Positif Covid-19

Warga mencuci tangan di Rusunawa TB-4 Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mempergunakan kembali rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Twin Block (TB) 4 untuk menampung pemudik dengan status positif Covid-19.

Bangunan tersebut, pada tahun sebelumnya juga digunakan untuk mengkarantina pemudik dari luar daerah saat pemberlakukan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB) tahun lalu.

Walau demikian, Pemkab Kudus dengan tegas melarang warganya yang berada di luar Kabupaten Kudus untuk kembali ke Kota Kretek.

“Rusunawa hanya untuk pemudik yang lolos dari pos pantau dan berstatus positif ketika nanti diskrining di rumah,” ucap Bupati Kudus HM Hartopo, Kamis (29/4/2021).

Hartopo menerangkan, ketika seorang pemudik lolos dari pos pantau di perbatasan, pihaknya tidak mungkin mengembalikannya ke asal karena sudah sampai rumah.

Baca: Pemkab Kudus Larang Warganya di Perantauan Mudik, Operasi Yustisi Segera Diperketat

Hal yang dilakukan adalah mendatangi pemudik dan melakukan skrining. “Ketika itu hasilnya positif, baru nanti diisolasi di Rusunawa,” sambung dia.

Oleh karena itu, para kepala desa diminta untuk menggencarkan koordinasi dengan puskesmas terdekatnya. Dengan tujuan melakukan skrining bagi para pemudik yang lolos di pos pantau perbatasan.

Pemkab Kudus sendiri, lanjut dia, akan mulai menggencarkan kembali operasi yustisi sesegera mungkin. Koordinasi hingga tingkat bawah juga diminta segera aktif dilakukan untuk memantau pemudik yang berhasil lolos dari skrining di perbatasan.

“Kampung siaga dengan pos PPKM nya juga akan lebih diaktifkan kembali,” jelas Hartopo.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Agung Karyanto mengatakan, pihaknya kini mulai menyiapkan Rusunawa sebagai lokasi isolasi mandiri terpusat.

Lokasinya, kata dia, sama seperti pada tahun lalu. “Sama, di TB empat. Saat ini kami tengah melakukan bersih-bersih,” ungkapnya.

Kapasitas dari Rusunawa sendiri, tambah dia, kurang lebih ada sebanyak 96 kamar.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...