Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Awalnya Iseng, Perempuan di Jepara Sukses Bisnis Busana Hingga Sajadah Bermotif Macan Tutul

Amrina Rosyida menunjukkan hasil karyanya yang sudah dipesan ke berbagai daerah. (MURIANERWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Amrina Rosyida, salah satu perempuan asal Kelurahan Mulyiharjo, Kecamatan Jepara, berhasil mengembangkan busana dengan motif macan tutul. Kesuksesan itu berawal dari hobi dan keisengan.

Amrina menceritakan, ia merintis usaha tersebut sejak 2018 silam. Awalnya, dia memang suka dengan motif-motif hewan. Terutama macan tutul.

Setelah iseng mencoba-coba membuat motif macan tutul pada kain, ia kemudian melihat peluang usaha. “Saya memang suka dengan motif macan tutul. Kemudian iseng-iseng saya bikin motifnya di kain,” kata Amrina, Kamis (29/4/2021).

Ternyata, ujar Amrina, peminat hasil karyanya tersebut banyak. Dari tahun ke tahun ia tak pernah sepi pembeli. Terutama pada momen-momen keagamaan tertentu.

Seperti pada Ramdan kali ini, Amrina sudah mendapatkan pesanan banyak. Bahkan, pesanan mengalami kenaikan mencapai 50 persen.

Beberapa produk bermotif macan tutul buatan perempuan Jepara ini kini laris hingga ke berbagai daerah. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

Pemesannya pun tidak hanya dari Jepara sendiri. Tetapi dari berbagai kota di Jawa tengah. Bahkan dari luar Pulau Jawa.

“Kalo Ramadan ini memang yang paling digemari sajadah, tapi kita juga ada mukena, batik, dan baju Adat,” jelas Amrina.

Untuk memuaskan pelanggan, Amrina juga menerima pesanan sesuai motif yang diinginkan. Untuk harganya pun bisa dibilang terjangkau.

Untuk sajadah bisa dijual dengan harga Rp 125 ribu, sedangkan biasa 100 Ribu. Sementara itu, batik bahan dibandrol dengan harga  antara Rp 200 ribu  samapi Rp 500 ribu.

“Bungkusnya juga kita buat seunik mungkin setiap tahunya, karena kita harus terus menggali kreativitas. Seperti model cakeroll ini misal, ini model bungkusan yang paling sedeharna. Kemudian kita sudah ada tas dan bisa dikirimkan lewat kurir juga,” imbuhnya.

Amrina menambahkan, dia tetap tidak bisa meninggalkan motif ukir khas Jepara dalam karya-karyanya. Ia selalu mengkolaborasikan kedua motif tersebut menjadi motif yang unik dan khas dirinya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...