Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ditangkap Warga, Maling Kotak Amal di Srageng Ngaku Sudah Beraksi di 15 Tempat Berbeda

Ilustrasi

MURIANEWS, Sragen – Warga Dukuh Kedungringin, RT 06, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen, ramai-ramai menangkap pelaku pencurian kotak amal di masjid setempat, Selasa (27/4/2021) siang.

Beruntung, amarah warga bisa diredam sehingga pelaku selamat dari amukan massa hingga akhirnya diserahkan ke polsek setempat.

Baca: Enam Tahun Terparkir Hingga Penuh Belukar, Ternyata Begini Cerita Matik Terparkir di Jalan Penggung Klaten

Dikutip dari Solopos.com, pelaku pencurian kotak amal tersebut diketahui bernama Muhammad Syhabudin (28) warga kecamatan Gesi, Sragen.

Syhabudin merupakan pelaku pencurian kotak amal di Masjid Al-Mu’minun di Dukuh Kedungringin, Krebet, Masaran, pada 6 Maret lalu. Meski sudah lebih dari sebulan, sosok Syhabudin masih dikenali oleh pengurus takmir masjid.

Penangkapan terhadap Syhabudin bermula ketika ia mendatangi kembali masjid itu pada Selasa (27/4/2021) siang. Saat itu ia mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam berpelat nomor AD 2340 ZY.

Baca: Viral! Ibu Muda Ini Ngaku Tahu Siapa Sosok Babi Ngepet di Depok

Warga yang melihat kedatangan Syhabudin langsung curiga. Pasalnya, ia memiliki ciri-ciri yang sama persis dengan pembobol kotak amal dan membawa kabur uang senilai Rp 250 ribu pada 6 Maret lalu.

Saat itu, pelaku juga datang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam. Tak ingin kecolongan lagi, warga pun menangkap Syhabudin.

Setelah diinterogasi, Syhabudin mengakui perbuatannya yakni mencuri uang Rp 250 ribu di kotak amal Masjid Al-Mu’minun pada 6 Maret lalu. Oleh warga, pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Masaran.

Baca: Jadi Istri Kedua ASN, Guru PNS di Solo Dicopot dari Jabatannya dan Tak Boleh Mengajar

Fakta baru terungkap dalam perkara ini. Hasil pengembangan polisi diketahui tersangka merupakan spesialis pencuri uang di kotak amal. Kepada polisi, tersangka mengaku sudah 15 kali membobol kotak amal masjid di 15 lokasi berbeda.

“Dari 15 TKP, 7 TKP di wilayah Masaran, 7 TKP tersebar di Karanganyar dan 1 TKP di wilayah Tangen,” terang Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, Kamis (29/4/2021).

Polisi telah meminta keterangan dua saksi kasus ini. Sejumlah barang bukti yang disita polisi antara lain tiga renteng anak kunci dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam berpelat nomor AD 2340 ZY.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...