Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Begini Obrolan De Bruyne dan Mahrez Soal Freekick, Sampai Akhirnya Menjadi Gol Penentu

inilah moment saat De Bruyne dan Maherez berbicara tentang siapa yang akan mengambil freekick. (Dailymail.co.uk/manchester city via getty image)

MURIANEWS, Paris– Kemenangan Manchester City di Parc De Princes saat bersua PSG di leg pertama semifinal Liga Champions, ditentukan lewat tendangan bebas. Riyad Mahrez mengeksekusi tendangan ini dengan sempurna.

Tendangannya meluncur di sela-sela tembok pemain PSG, dan membuat Keylor Navas kehilangan sedikit waktu untuk mengantisipasinya. Gol ini menyakitkan PSG, karena pada proses gol pertama City juga berbau keberuntungan.

Salah satu moment yang cukup menarik dalam pertandingan itu adalah saat De Bruyne dan Mahrez terlibat sebuah ‘percakapan’ di tengah lapangan, sesaat sebelum terjadinya gol kedua itu. De Bruyne yang biasa menjadi eksekutor tendangan bebas, terlihat siap melakukan tugasnya. Namun pada detik terakhir, Mahrez yang malah melakukannya.

Usai pertandingan, Kevin De Bruyne menyatakan dirinya memang membiarkan Riyad Mahrez mengambil tendangan bebas itu. Karena Mahrez menyatakan dengan sangat percaya diri bahwa dirinya bisa melakukannya kali ini.

De Bruyne yang mencetak gol penyama berbau keberuntungan, akhirnya memberikan kesempatan pada rekannya itu mengambil tendangan. Keputusannya, tidak keliru, karena nyatanya tendangan Mahrez mampu menjadi gol penentu kemenangan timnya.

“Dia bertanya kepada saya apakah dia bisa melakukannya. Dan saya mengatakan pada dia, jika kamu yakin bisa, maka lakukan saja,” ujar De Bryune usai pertandingan.

Keputusannya itu menurut De Bruyne juga didasarka pada kepercayaan dirinya terhadap timnya. Secara penuh, dirinya percaya secara tim Manchester City bisa melakukan sesuatu pada pertandingan ini.

Selanjutnya De Bruyne juga menyatakan senang dengan timnya yang bisa merespon ketinggalan dengan melakukan perubahan tepat, hingga akhirnya mampu mendominasi. Bahkan di babak kedua timnya bisa dikatakan tidak mendapatkan ancaman berarti dari pemain PSG.

“Saya pikir itu adalah permainan dua babak. Kami memulai dengan baik dalam 10 menit pertama dan memiliki beberapa kendali tetapi mereka adalah tim yang luar biasa dan mereka memiliki kualitas yang hebat di depan,” kata De Bruyne.

“Sangat disayangkan tentang cara kami kebobolan, saya pikir setelah itu mereka memiliki beberapa peluang kecil. Setelah 25 menit, kami mengubah tekanan kami, cara kami menekan mereka dan itu menjadi lebih baik. Kami memiliki beberapa peluang – terutama dengan Phil Foden – tetapi saya pikir babak kedua jauh lebih baik,” ungkapnya.

Tidak ragu-ragu, De Bruyne menyebut gol penyama yang diciptakannya berbau keberuntungan. Namun secara keseluruhan, dirinya menyebut timnya tetap layak menang.

“Kami menempatkan mereka di bawah tekanan. Gol pertama termasuk sedikit beruntung, tetapi saya pikir kami memainkan sepakbola yang hebat di babak kedua. Kami melakukannya dengan baik di sana,” pungkasnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: dailymail.co.uk

Comments
Loading...