Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PTM Tahap Dua di Kudus Ditunda, Bupati Kudus Sebut karena Kasus Covid-19 Kembali Naik

Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo tengah mengevaluasi rencana uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Kudus. Sebab, kasus Covid-19 di Kudus saat ini dinilai cenderung kembali meningkat.

Alhasil, hingga saat ini PTM tahap dua di Kudus masih ditunda. Sekolah belum diizinkan untuk melanjutkan uji coba.

Padahal sebelumnya, Kabupaten Kudus berencana akan menambah jumlah sekolah untuk melakukan PTM tahap dua pada 26 April-7 Mei 2021.

“Rencana uji coba PTM tahap dua kami evaluasi dulu. Karena kondisi saat ini Covid -19 di Kudus agak meningkat,” katanya, Rabu (28/4/2021).

Peningkatan tersebut, lanjut Hartopo, terjadi dikasus terkonfirmasi  positif hingga kasus kematian. Hartopo menyebut, meningkatnya kasus Covid-19 di Kudus ini, lantaran kesadaran masyarakat yang berkurang.

“Dianggap yang kemarin turun terus itu berkurang. Ini angka Covid-19 sudah mencapai seratusan lagi, yang kemarin sudah sekitar 60. Makanya kami evaluasi, yang kemarin boleh juga belum tentu kami perbolehkan ” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga  Harjuna Widada mengatakan, belum ada perluasan sekolah uji coba PTM tahap dua ini. Sebab, pihaknya belum mendapatkan rekomendasi dari bupati Kudus.

“Belum ada sekolah yang masuk. Karena memang belum ada rekomendasi dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 belum ada perluasan tatap muka, kemarin juga sudah rapat di PBG (Pusat Belajar Guru) dengan berbagai pihak, ” jelasnya.

Sekolah yang nekat melakukan PTM tatap muka saat belum ada rekomendasi turun akan diberhentikan paksa. Pihaknya meminta sekolah tunggu izin rekomendasi dari Satgas untuk menggelar PTM.

“Kemarin waktu rapat di PBG itu, Bu Andini (Satgas Penanganan Covid-19 Kudus) bilang kalau sekolah nekat belum ada rekomendasi dari ketua kita tutup dulu. Baru diizinkan jika surat rekomendasi sudah keluar,” ucapnya.

Meski demikian, lanjut dia, ada pengecualian bagi SMP 1 Jekulo yang sudah sukses melaksanakan PTM tahap pertama dan zonasi di wilayahnya pun masih hijau bisa lanjut ke PTM tahap dua. ” Untuk perluasan PTM tahap dua memang belum,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...