Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Diduga Tipu Pembeli Album K-Pop Hingga Ratusan Juta, Pelajar Sukoharjo Viral di Twitter

Ilustrasi

MURIANEWS, Sukoharjo – Salah satu pelajar di salah satu sekolah di Sukoharjo berinisial LAU mendadak viral di Twitter. Pelajar yang masih berusia 16 tahun itu diduga melakukan penipuan dengan modus jual beli album K-Pop hingga ratusan juta rupiah.

Dugaan penipuan ini pertama kali diketahui dari cuitan akun @dobbiesyourmey pada 25 April lalu. Dalam unggahannya, pengguna akun tersebut menuliskan “Balikin Duit Gue Woy Help Janji Janji Mulu Lu Neng Kmren Tanggal 15 April Trs Tgl 26 Trs Diundur Lagi Tgl 30 Gapunya Malu Anjing Gue Yang Jdi Sasaran”.

Akun tersebut juga menyertakan foto seorang remaja perempuan yang diduga menipu itu lengkap dengan identitas kartu tanda pelajar. Pada kartu identitas tersebut tertulis tempat tanggal lahir Sukoharjo, 11 Juli 2005, beralamat Jati, Gabahan, Sukoharjo.

Tak hanya itu, kartu pelajar tersebut juga tertera tanda tangan kepala MTs 3 Sukoharjo atas nama Purwanta. Kartu pelajar tersebut ditandatangani tertanggal 16 Juli 2018.

Dikutip Solopos.com, pemilik akun tersebut diketahui bernama Imelda, warga Karawang. Ia mengungkapkan korban aksi penipuan yang dilakukan remaja itu tak hanya dirinya. Ia menyebut jumlahnya mencapai puluhan orang dengan nilai total mencapai lebih dari Rp113 juta.

“Saya kena tipu Rp13 juta. Yang lainnya total nilainya Rp100 juta lebih. Korbannya bahkan ada yang tinggal di Hongkong,” katanya, Selasa (27/4/2021) malam.

Imelda menceritakan ia berkenalan dengan pelajar asal Sukoharjo yang diduga menipu itu melalui Facebook sekitar setahun lalu. Pelaku menawarkan album K-Pop yang dibanderol seharga Rp 200 ribu. Pada pembelian pertama, Imelda mengakui tidak ada masalah.

Album K-Pop yang dibelinya diterima sesuai dengan pesanan. “Album NCT pertama yang saya pesan empat pieces. Satu album Rp 200 ribu. Karena sudah diterima, saya pesan lagi,” katanya.

Tak tanggung-tanggung dalam pesanan kedua ini, Imelda memesan 35 pieces album NCT. Album tersebut merupakan titipan dari teman-teman sesama penggemar K-Pop.

Waktu itu, ia menyetorkan uang pembelian 35 pieces album senilai Rp 7 juta. Kemudian, Imelda kembali menambah pesanan sebanyak 10 album ketiga grup musik K-Pop, Treasure.

“Saya kembali kirim uang Rp 3 juta. Tapi sampai sekarang semua barang pesanan belum saya terima,” tuturnya.

Imelda mencoba menghubungi LAU untuk menanyakan kabar pesanannya. Namun LAU berdalih barang sudah tiba di Indonesia dan siap kirim. Berulang kali ditagih, pelajar Sukoharjo yang diduga menipu ingkar janji dan menyampaikan ada masalah pada pengirimannya.

“Alasan terakhir katanya benefitnya hilang di tempat jasa pengiriman,” tambahnya.

Atas dasar inilah, ia kesal dan meluapkannya melalui media sosial. Harapannya para korban mengungkapkan kasus tersebut dan bisa segera diselesaikan.

Hingga berita ini diunggah, keberadaan pelaku di daerah Mulur, Bendosari, Sukoharjo belum bisa ditelusuri. Demikian pula dengan sekolah yang disebut dalam identitas kartu pelajar remaja tersebut.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...