Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Polisi Kudus Amankan 19,7 Kg Obat Mercon, Dua Penjual Dibekuk

Konferensi pers ungkap kasus obat mercon di Mapolres Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Satreskrim Polres Kudus berhasil meringkus dua orang pria penjual obat mercon yang diduga akan digunakan untuk membuat petasan. Dari keduanya, sebanyak 19,7 kilogram obat mercon berhasil diamankan.

“Kami mengamankan dua tersangka yang membawa bahan belerang, potassium sebagai bahan pembuat mercon. Keduanya kami ringkus di lokasi yang berbeda,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Selasa (27/4/2021).

Kapolres mengatakan, kedua penjual tersebut diringkus di Kecamatan Kaliwungu, dan Kecamatan Jekulo.  Kedua tersangka diringkus saat akan melakukan transaksi jual-beli obat mercon.

Tersangka pertama berinisial MA (18) berhasil diringkus di Jalan Kudus-Jepara, Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Sementara AW (21) diringkus di Depan SMP 2 Jekulo, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus.

“MA kami ringkus Minggu (18/4/2021) dan AW kami ringkus sepekan setelahnya, Sabtu (24/4/2021). Dari MA berhasil kami amankan barang bukti 14,2 kg dan dari AW kami amankan barang bukti 5,5 kg, berati totalnya 19,7 kg,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, dari keterangan kedua tersangka, mereka sudah beberapa kali di saat Ramadan melakukan transaksi obat mercon yang digunakan sebagai obat pembuat petasan itu. Rencana obat mercon tersebut akan diperdagangkan.

“Kita lidik, kita pancing. Akhirnya kami berhasil ringkus dan dapatkan barang bukti itu, informasinya tersangka meracik sendiri, tapi kami masih dalami,” ucapnya.

Atas perbuatanya, kedua tersangka harus diamankan di Mapolres Kudus. Dan keduanya diancam dengan Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. “Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...