Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sejak Puluhan Tahun, Tiap Sore Ceramah KH Sya’roni Achmadi Rutin Diputar di Rumah Sakit di Kudus Ini

KH Sya’roni Achmadi duduk Bersama almarhum Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dus). (Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Ulama kenamaan asal Kudus KH Sya’roni Achmadi wafat pada, Selasa (27/4/2021) hari ini. Sosoknya yang diyakini berbudi luhur membuat RSI Sunan Kudus rutin memutar ceramah kiai kharismatik ini.

Direktur RSI Sunan Kudus dr Ahmad Syaifuddin mengatakan, tausiah KH Sya’roni selalu diputar setiap sore hari. Hal itu sudah berlangsung puluhan tahun hingga saat ini.

“Di RSI selalu kami putar ceramah beliau. Kami putar setiap sore pukul empat hingga lima sore,” katanya, Selasa (27/4/2021).

Lebih lanjut, menurut dokter Ahmad Syaifuddin, tausiah KH Sya’aroni memiliki banyak makna. Nilai-nilai luhur dan budi pekerti terdapat di isi tausiah tersebut.

“Untuk mengingatkan pasien dan mengedukasi keluarga yang menjenguk pasien,” terangnya.

KH Sya’roni juga dikenal sebagai salah satu pendiri rumah sakit Islam di Kudus ini. Bahkan, tidak hanya sebagai pendiri, menurut dr Ahmad Syaifuddin almarhum juga sebagai dewan pembina di RSI sejak tahun 1990 hingga sekarang. Perannya dirasa sangat penting.

“Kalau ada permasalahan atau hal-hal yang signifikan selalu kami konsultasikan dengan beliau. Naseha-nasehat beliau sangat berarti,” terangnya.

Baca: KH Sya’roni Achmadi Ahli Tafsir yang Produktif Tulis Kitab dan Pendiri RSI Sunan Kudus

Dokter Ahmad Syaifuddin mengatakan, toleransi beragama juga selalu ditegakkan beliau. Baik kepada pasien muslim maupun nonmuslim.

“Beliau selalu katakan ini rumah sakit Islam. Jadi kegiatan pelayanan harus memiliki keislaman. Kata beliau walaupun pasien tidak berdaya harus tetap diajari untuk ibadah. Sedangkan untuk pasien non muslim harus tetap diperlakukan dengan baik,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...