Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Jemaah Positif Covid-19 Bertambah Jadi 15 Orang, Dua Masjid di Klaten Ternyata Sering Jadi Ampiran Sopir Antarkota

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Karanganyar – Jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 akibat klister masjid di Karanganyar terus bertambah. Jika sebelumnya didapati 12 orang, kali ini jumlah jemaah yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 15 orang.

Hal itu diketahui dari data yang diungkapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar. Dari data yang dimiliki, perkembangan klaster Covid-19 masjid di Desa Jati, Jaten, Karanganyar bertambah menjadi 15 orang hingga Senin (26/4/2021).

Plt Kepala Dinkes Karanganyar Purwati mengatakan Pemkab Karanganyar baru mendapatkan laporan adanya klaster masjid pada Minggu (25/4/2021). Berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat dua masjid di Desa Jati yang menjadi klaster persebaran Covid-19.

Baca: Klaster Masjid Juga Muncul di Karanganyar, 12 Jemaah Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Untuk kronologisnya masih belum rinciannya kenapa bisa menjadi klaster baru. Karena kami baru mendapatkan laporannya kemarin [Minggu]. Hari ini baru saya minta untuk laporannya dari puskesmas. Ada dua masjid yang menjadi klaster dan totalnya ada 15 orang yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Sekarang mereka isolasi mandiri,” jelas Purwati seperti dikutip Solopos.com.

Menurut Purwati, adanya temuan kasus di dua masjid tersebut lantaran keduanya kerap menjadi tempat ibadah pelaku perjalanan. Sehingga, banyak orang dengan status mobilitas tinggi yang singgah di kedua masjid tersebut. Untuk tracing, menurutnya sudah dilakukan oleh tim Puskesmas Jaten.

“Soalnya dua masjid itu kerap digunakan sebagai ampiran sopir dan orang kerja antarkota. Untuk swab lanjutan belum dilakukan karena kemarin kebetulan Minggu, petugasnya libur,” imbuh dia.

Purwati menegaskan saat ini Karanganyar kembali masuk ke dalam wilayah berisiko persebaran Covid-19 berdasarkan 15 indikator yang ditentukan pemerintah pusat. Dia mengimbau agar masyarakat kembali mengingat pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

“Saat ini kami melihat masyarakat sudah mulai abai, menggunakan masker juga tidak tepat. Ini kasusnya memang naik lagi. Saya minta masyarakat untuk lebih patuh protokol kesehatan ketika beraktivitas di manapun,” jelas dia.

Sebelumnya, Kades Jati, Haryanto, mengatakan terdapat 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di salah satu masjid di Pundungrejo, Jati, Jaten, Karanganyar. Akibatnya masjid tersebut ditutup sementara waktu dari segala kegiatan. Sebanyak 12 orang yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...