Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Posting Selengekan Soal KRI Nanggala, Capres Fiktif Nurhadi Didatangi Aparat dan Langsung Minta Maaf

Capres Fiktif Nurhadi saat ditemui di kediamannya di Desa Golantepos Kecamatan Mejobo, Selasa (2/4/2019). (MURIANEWS)

MURIANEWS, Kudus – Capres fiktif asal Kudus Nurhadi kembali viral. Kali ini viralnya Nurhadi lantaran memposting pernyataan tidak pantas soal kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam, di akun media sosialnya.

Unggahan selengekan Nurhadi itu mendapat kecaman dari para netizen. Usai dikecam, Nurhadi menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video berdurasi 49 detik, yang juga beredar di media sosial.

Dalam video permintaan maaf itu, nampak pula di sebelah Nurhadi ada seorang aparat yang menggunakan kaus bertuliskan Korps Marinir.

“Selamat pagi khususnya untuk marinir seluruh Indonesia, Angkatan Laut terutama.  Saya secara pribadi atas nama pribadi dan keluarga memohon maaf sebesar-besarnya. Dan yang telah menerima musibah semoga diberikan ketabahan, kesadaran, dan tawakal kepada Allah SWT, ” kata Nurhadi dalam video tersebut.

Tangkapan layar video permintaan maaf Nurhadi. (MURIANEWS/Istimewa)

Video tersebut juga diunggah akun Instagram @infokomando lengkap beserta postingan Nurhadi. Postingan Nurhadi menuliskan tentang tenggelamnya kapal selam disangkutkan dengan hal yang tidak senonoh.

Wadoo kapal selam kenapa tenggelam ya,  wadoo kenapa pula Anda tenggelam dalam selangkangan dan di dalam isi kutang ya” tulis Nurhadi seperti yang dikutip MURIANEWS dalam tangakapan layar yang diunggah akun Instagram @infokomando, Senin (26/4/2020).

Akun Instagram @infokomando juga menuliskan sebuah caption.

Aduhhh pakdhee, Anda salah tempat untuk cari bahan candaan. Bukannya ini pak dhe Nurhadi calon presiden guyonan asal Kudus itu kah?? Anda keren lho tapi sayang tak bisa ngerem… Kalau begini kan jadi susah.. Tolong beri contoh yang baik untuk seluruh penggemarnya di Indonesia.

Buat yang lain tolong berikan empati kepada para korban, kalaupun ga bisa atau berat cukup diam saja. Itu jauh lebih baik,” tulis akun @infokomando.

Saat di konfirmasi, Nurhadi membenarkan sebuah tulisan yang sudah dipostingnya itu. Setelah menggunggah postingannya itu dari Senin (26/4/2021) pagi, ia mengaku didatangi sejumlah aparat.

“Iya itu benar postingan yang buat saya. Saya sendiri tidak memiliki niat apapun dalam postingan itu. Dari tadi pagi saya didatangi sejumlah aparat banyak dan bergantian,” katanya.

Nurhadi mengaku sangat menyesali telah membuat postingan tersebut yang ternyata menyinggung dan menyakitkan hati banyak orang. Ia juga mengaku, sama sekali tidak bermaksud menyakitkan hati Angkatan Laut atau masyarakat Indonesia.

“Saya pribadi beserta keluarga sangat memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia khusunya Angkatan Laut dan keluarga yang sudah tersinggung akibat postingan saya,” ucapnya.

Pihaknya juga mengaku tidak akan mengulanginya kembali dan akan lebih berhati-hati dalam melontorkan kata-kata.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...