Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Satgas Jogo Tonggo Desa-Desa di Kudus Diminta Mulai Aktif Awasi Pemudik

Satgas Jogo Santri di salah satu ponpes di Kudus tengah mengecek suhu badan santri. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jogo Tonggo di desa-desa di Kabupaten Kudus diminta untuk mulai memonitoring warga di sekitar wilayahnya. Hal ini menyusul mulai banyak pemudik yang pulang lebih awal.

Hal tersebut, dikarenakan adanya larangan mudik di banyak daerah di Indonesia. “Jogo Tonggo akan dimaksimalkan untuk memantau pemudik yang pulang. Apakah mereka sehat, atau tidak,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (26/4/2021).

Pantuan tersebut kemudian akan diteruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus. Pemudik yang sakit, akan dilakukan rapid test. “Jika hasilnya positif tentu akan kami lakukan isolasi atau perawatan,” ujar Hartopo.

Selain itu, pihaknya juga mulai melakukan rapid test secara acak untuk mendeteksi para pemudik melalui jalur darat di Terminal Induk Jati, Kudus.

Pelaksana Tugas Kepala DKK Kudus dr Andini Aridewi menambahkan, sejumlah langkah preventif pun mulai dilaksanakan. Dari menggelar skrining acak hingga konsolidasi pengawasan di tingkat puskesmas wilayah.

“Salah satunya memang menggelar skining acak di Operasi Patuh Candi yang mulai kemarin digelar, salah satunya di Terminal Induk Jati,” ujar Andini.

Pihak Satgas sendiri, sambung Andini, akan mulai memperluas untuk fungsi tracing dan pengawasan di setiap puskesmas wilayah. Terlebih apabila ditemukan satu kasus baru.

“Stok rapid antigen saat ini juga masih memenuhi untuk skrining kasus maupun skrining acak untuk mengantisipasi lonjakan kasus,” sambungnya.

Apabila stok antigen tidak cukup, sambung Andini, maka akan dilakukan pengadaan untuk memenuhi kebutuhan tracing maupun skrining acak.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...