Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Ketahanan Pangan Atasi Lonjakan Harga

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus –  Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi mendesak pemerintah segera membentuk badan ketahanan pangan secepatnya. Hal tersebut dirasa perlu sebagai salah satu upaya untuk mengatasi lonjakan harga sejumlah komoditas di musim pancaroba.

Fathan menilai, jika  badan ketahanan pangan bisa berperan sebagai penyedia stok penyangga komoditas. Sehingga ketika harga melambung tinggi, badan tersebut bisa mestabilkan.

“Itu juga merupakan amanat dari undang-undang yang belum dilaksanakan pemerintah. Sehingga perlu segera dibentuk,” katanya, Senin (26/1/2021).

Fathan menyebut, sebagian besar komoditas ketika memasuki masa pancaroba selalu mengalami kenaikan harga jual yang tinggi. Sementara badan penyangga saat ini, yakni Bulog dirasa masih belum mampu menjalankan perannya.

“Karena pemerintah masih ambigu antara Bulog sebagai ketahanan pangan atau Bulog dilebur menjadi lembaga baru,” ujarnya.

Kasus-kasus yang lama, kata dia, Bulog masih belum bisa mengakomodir komoditas padi hingga komoditas lainnya. Termasuk salah satunya adalah kasus kedelai yang kini harganya juga tengah naik-naiknya.

“Karena itulah perlu segera diwujudkan badan ketahanan pangan, sehingga semua menjadi salah satu buffernya sektor-sektor yang dianggap merugikan petani,” tandasnya.

Harga jual kedelai impor di Kabupaten Kudus sendiri kini mencapai Rp 10.000 per kilogram. Sedangkan harga normalnya berkisar di  Rp 6.500,00/kg.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...