Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Duka Nanggala-402, TNI AL Kibarkan Bendera Setengah Tiang Tujuh Hari ke Depan

Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1/2017). [Antara/Syaiful Arif]
MURIANEWS, Jakarta – Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabes TNI AL) menginstruksikan jajaran mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari mulai hari ini, Senin (26/4/2021). Instruksi sebagai tanda berkabung atas gugurnya 53 awak KRI Nanggala-402 di perairan Utara Bali.

Instruksi termuat dalam formulir berita dengan nomor registrasi K-250421/4.3. Surat ditujukan kepada semua pimpinan komando utama (kotama), Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL), Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Danseskoal), dan Komando Pusat Penerbangan TNI AL (Danspuspenerbal).

“Agar alamat aksi beserta satuan jajarannya untuk mengibarkan bendera setengah tiang 26 April sampai dengan 7 hari,” tulis TNI AL seperti dikutip Medcom.id, Minggu (25/4/2021).

Kadispenal Laksmana Pertama Julius Widjojono membenarkan TNI AL akan mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari.

“Ada, iya angkatan laut mengibarkan setengah tiang,” kata Kadispenal Laksmana Pertama, Julius Widjojono seperti dikutip Detik.com, Senin (26/4/2021).

Julius mengatakan pengibaran bendera setengah tiang oleh TNI Angkatan Laut akan dilakukan pagi ini mulai pukul 08.00 WIB. Julius belum bisa memastikan terkait matra TNI lainnya. Namun demikian dia menyebut bendera setengah tiang oleh TNI AL akan dilakukan selama seminggu.

“Iya betul (penghormatan 53 awak), mulai pagi ini pukul 08.00 WIB. Ini selama 7 hari,” ucapnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan seluruh awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. Seluruh awak kapal nantinya akan diberi kenaikan pangkat secara berjenjang.

“Kita akan memberikan suatu penghargaan kepada para prajurit Hiu Kencana Nanggala 402 dan itu akan kami ajukan secara berjenjang kepada bapak Presiden yaitu berupa kenaikan pangkat, dan segera akan kita proses,” kata Hadi, dalam konferensi pers, di Bali, Minggu (25/4/2021).

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono memastikan KRI Nanggala-402 tidak kelebihan muatan. Yudo menyebut alat penyelamatan mampu dibawa oleh KRI Nanggala-402. Dengan demikian, dia memastikan 53 awak yang dibawa kapal selam buatan Jerman itu tidak kelebihan muatan.

“Kapal ini mampu mengangkut 50 plus 7 regu Kopaska untuk melaksanakan penyusupan. Melaksanakan pendaratan khusus Kopaska melalui lambung torpedo,” kata Yudo.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Medcom.id, Detik.com

Comments
Loading...