Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Suami-Istri di Grobogan Meninggal dengan Status Positif Covid-19

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Untuk pertama kalinya di Grobogan muncul kasus kematian pasien Covid-19 yang statusnya merupakan suami istri. Pasangan suami istri yang meninggal ini berasal dari Kecamatan Pulokulon, Grobogan.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, pasangan suami istri itu meninggal dalam waktu berlainan, berselang dua hari.

Untuk sang suami yang berusia 53 tahun meninggal pada Kamis (22/4/2021) saat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sedangkan sang istri yang usianya sekitar 46 tahun meninggal di rumah sakit pada hari ini, Sabtu tanggal 24 April 2021. Ini merupakan kasus pertama pasangan suami istri yang meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Jadi, ini klaster keluarga,” jelas Endang, Sabtu (24/4/2021).

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.

Untuk mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak. Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita).

Disinggung perkembangan hari ini, Endang menyatakan, ada 15 kasus baru yang muncul. Kemudian, ada 14 orang sembuh dan dua orang pasien positif Covid-19 yang meninggal.

Pasien yang meninggal adalah perempuan usia 46 tahun dari Kecamatan Pulokulon tadi dan pria usia 59 tahun dari Kecamatan Penawangan.

Endang menjelaskan, penambahan 15 kasus baru hari ini berasal dari tujuh kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Purwodadi (3), Toroh (3), Pulokulon (3), Kradenan (1), Godong (3), Karangrayung (1), dan Gubug (1). Sementara pada 12 kecamatan lainnya tidak muncul kasus baru pada hari ini.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 3.134 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.699 orang, dan pasien meninggal 239 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 196 orang.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...