Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tiap Puskesmas Akan Skrining Pemudik yang Lolos Masuk ke Jepara

Tenaga kesehatan di Jepara sedang melakukan swab pada warga. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sudah bersikap tegas dalam hal mudik Lebaran Idulfitri mendatang. Yaitu dengan melarang warga Jepara yang di luar daerah untuk mudik.

Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara tidak berencana membuat posko skrining di pos-pos penyekatan antarbatas wilayah. Yaitu di perbatasan Demak-Jepara, Nalumsari-Kudus, dan Keling-Pati.

Kepala DKK Jepara Mudrikatun menilai, pemerintah pusat dan provinsi sudah membuat posko penyekatan di sejumlah exit tol yang menuju ke Jawa Tengah. Yang secara otomatis menghalau pemudik menuju kampung halaman. Salah satunya ke Jepara.

Untuk itu, Mudrikatun menganggap bahwa posko-posko tersebut sudah bisa maksimal dalam menyekat pemudik.

Akhirnya, pihaknya memilih untuk tidak menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) untuk berjaga di posko penyekatan di perbatasan wilayah. Melainkan di masing-masing Puskesmas yang ada di Kota Ukir.

“Kan, sudah ada pos penyekatan di luar daerah. Otomatis sudah tersekat. Tapi kalau ada pemudik yang lolos sampai ke Jepara kan, apa ya bakal kita suruh kembali?. Kan tidak mungkin. Yang bisa kita lakukan yaitu melakukan skrining kepada mereka lewat puskesmas-puskesmas,” kata Mudrikatun, Sabtu (24/4/2021).

Ia menjelaskan, pihaknya akan menugaskan puskesmas-puskesmas untuk menskrining pemudik sampai di kediamannya. Hal itu dilakukan jika pemudik terdeteksi gejala-gejala terjangkit Covid 19.

“Pos skrining kami buat di puskesmas-puskesmas. Nantinya mereka akan mendatangi pemudik jika ada gejala-gejala tertentu,” imbuh dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...