Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ini Para ‘Sultan’ di Belakang Empat Klub Tajir Liga 2 Indonesia

Raffi Ahmad, menjadi salah satu tokoh sentral di balik RANS Cilegon FC. (Pradita Utama/detikcom)

MURIANEWS, Kudus- Liga sepak bola Indonesia memang belum tahu kapan akan digulirkan, termasuk Liga 2. Namun persiapan klub-klub di Liga 2 layak disimak dengan cermat.

Terutama dengan munculnya klub-klub ‘sultan’ yang didukung dengan kekuatan finansial luar biasa. Menjadikan persaingan di Liga 2 layak untuk ditunggu bagaimana sengitnya. Terutama persaingan yang melibatkan klub-klub ‘sultan’ itu.

Ada empat klub baru yang disebut-sebut sebagai ‘klub sultan’ di Liga 2. Hal ini tak terlepas dari figur orang yang berada di belakang klub masing-masing. RANS Cilegon FC, Dewa United, PSG Pati dan Persis Solo, adalah klub-klub Liga 2 yang musim ini berubah menjadi ‘klub sultan’ setelah sahamnya diakuisisi oleh orang-orang top.

Berikut figur-figur ‘sultan’ dibalik empat klub Liga 2 yang tengah mendapatkan sorotan itu. Pertama adalah figure Raffi Ahmad di klub RANS Cilegon FC, yang sudah melakukan beberapa persiapan untuk Liga 2.

Artis dan presenter Raffi Ahmad, mengumumkan pembelian saham Cilegon United melalui media sosial. Kabar ini sempat menyentak dunia sepak bola nasional, lantaran tidak ada tanda-tanda sebelumnya, jika Raffi akan melakukan akuisisi saham terhadap klub ini.

Raffi tak sendirian, ia mengajak dua rekannya, Rudy Salim (Presiden Direktur Prestige Motorcars) dan Donnt Oskaria (Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia). Tiga orang ‘sultan’ ini kemudian merubah Cilegon United menjadi RANS Cilegon FC.

Raffi Ahmad akhirnya dipasang sebagai front man dalam proyek RANS Cilegon FC ini. Pada pertengahan 2020, Raffi pernah mengatakan kepada Tukul Arwana, jika total kekayaannya lebih dari Rp100 miliar.

Tiga orang dengan latar belakang kekayaan luar biasa juga menjadi back ground berdirinya Dewa United di Liga 2. Mereka yang terdiri dari Mahendra Agakhan Thohir, Garibaldi Thohir, dan Kevin Hardiman, mengakuisisi Martapura FC, untuk kemudian merubahnya menjadi Dewa United.

Salah satu dari sosok dari tiga tokoh itu, yang paling menonjol adalah Garibaldi. Tokoh yang satu ini bahkan masuk daftar 20 orang terkaya Indonesia 2020 versi Forbes. Garibaldi berada di peringkat ke-15 dengan kekayaan mencapai US$1,65 miliar atau setara Rp24 triliun.

Dengan kekayaan sebanyak itu, bukan mustahil Dewa United, dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi klub kaya baru seperti Bali United.

Selanjutnya baca : PSG Pati, Klub ‘Sultan’ Baru Liga 2 Indonesia di Bumi Mina Tani

 

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

Comments
Loading...