Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PSSI Siapkan Tiga Opsi Untuk Gelar Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

Ketua PSSI, Iwan Bule. (CNN INDONESIA/Titi Fajriyah)

MURIANEWS, Sleman– PSSI masih terus melakukan kajian dan diskusi untuk kemungkinan menggelar Kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Khususnya peluang untuk menggelar kompetisi yang menghadirkan penonton di tengah pandemic,  masih terus dikaji secara serius.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, menyatakan pihaknya masih terus berdiskusi dengan stakeholder terkait tiga opsi  yang akan diambil PSSI. Hal ini berkait dengan rencana akan digelarnya kompetisi Liga 1 dan 2.

Tiga opsi yang dimaksud adalah, pertama kompetisi digelar tetap tanpa penonton. Kedua, kompetisi dilaksanakan tanpa penonton lebih dulu, namun di pertengahan mulai dicoba ada penonton. Sedangkan opsi yang ke-tiga adalah kompetisi dimulai langsung dengan penonton.

“Setiap opsi akan dikaji secara matang, termasuk mencakup konsekuensi atau risiko masing-masing pilihan. Dengan alternatif, risiko-risiko tanpa penonton bagaimana, dengan penonton bagaimana, dengan penonton di tengah perjalanan (kompetisi) bagaimana,” ujar Iwan Bule seperti dilansir CNN Indonesia, Jum’at (23/4/2021).

Hal yang tak luput jadi materi kajian adalah daya tampung tiap-tiap stadion. Lebih tepatnya, persentase maksimal penonton pada tiap laga di tengah pandemi Covid-19. Jika dengan penonton, maka berapa persen yang diizinkan. Masing-masing stadion tidak bisa disamakan.

“Kalau di sini (Maguwoharjo), 20 persennya mungkin 5 ribu atau 6 ribu (penonton) Kalau di GBK, bisa sampai puluhan ribu,” kata Iriawan melanjutkan.

Pengkajian Liga 1 dengan penonton ini melibatkan berbagai akademisi. Mulai dari ahli sosial, antropologi, hingga budaya. Hasil kajian ini nantinya akan diserahkan ke pemerintah selaku penentu kebijakan.

“Nanti pada saatnya akan kita sampaikan ke publik. Apapun nanti hasilnya, tentunya ini hasil kajian kita dilengkapi dengan pendapat akademisi lainnya,” tegas Iriawan.

Apapun hasil kajian, pihaknya tetap berpegang tidak boleh ada celah yang muncul untuk kemungkinan potensi penyebaran covid 19. Paling penting adalah bermanfaat bagi sepak bola Indonesia dan rakyat Indonesia.

Sebelumnya, Iriawan menyebut gelaran Liga 1 2021 direncanakan bisa bergulir mulai 3 Juli sampai Maret 2022 mendatang. Hal ini disampaikannya usai bertemu dengan Menpora Zainudin Amali.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

 

Comments
Loading...