Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tak Kuat Bayar Usai Semalaman Berkencan, Pria Hidung Belang Tusuk PSK di Apartemen

Djodi, tersangka kasus penganiayaan saat gelar rilis di Mapolres Tangsel, Serpong, Kamis (22/4/2021). (Tribun Jakarta)

MURIANEWS, Tangerang – Nasib nahas dialami pekerja seks komersial (PSK) berinisial M. Perempuan berusia 27 tahun itu terpaksa dirawat di rumah sakit setelah ditusuk hingga 14 kali oleh pelanggannya karena tak kuat bayar usai berkencan semalaman.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, kejadian tersebut berawal saat M yang menjajakan dirinya via aplikasi MiChat sepakati tarif Rp 300 ribu untuk kencan dengan Djodi Cahyadi (28), Selasa (13/4/2021) malam.

Semalaman mereka habiskan waktu berdua di kamar Apartemen Green Lake View, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Keesokan harinya M pun menagih kesepakatan mereka semalam. Namun Djodi ingkar. Ia hanya mampu membayarkan setengahnya.

Djodi mengaku tidak punya cukup uang. Namun ia nekat memesan M demi memuaskan berahinya.

“Disepakati 300 ribu, dibayarnya 150 ribu. Karena enggak punya duit,” ujar Kapolres Tangsel saat gelar rilis kasus penganiayaan tersebut di Mapolres Tangsel seperti dikutip Tribun Jakarta, Kamis (22/4/2021).

M pun tetap menagih haknya. Sementara, Djodi bukannya membayar sisa kesepatakan, malah naik pitam.

Djodi mengambil pisau yang sudah dibawanya dan menghujamkannya ke tubuh M.

Iman menyebut pisau yang dibawa Djodi awalnya hanya sekadar berjaga-jaga.

“Sudah dipersiapkan tersangka, awalnya menurut tersangka untuk menakut-nakuti saja,” katanya.

Akibat ulah bengis Djodi, M mengalami luka menganga di sekujur tubuhnya.

“14 tusukan di dada dan perut, kebetulan tidak mengenai organ vital, jadi korban bisa menjalani perawatan,” ujarnya.

Di hari yang sama, polisi meringkus Djodi di kediamannya di bilangan Serua, Ciputat, dan diamankan ke rutan Polres Tangsel.

Djodi dijerat pasal Pasal 338 KUHP juncto Pasal 53 KUHP dan atau Pasal 365 ayat 2 dan atau Pasal 354 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 2 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun penjara.

“Korban sudah dalam penanganan medis di RSU Tangerang. Pelaku sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polres Tangerang Selatan,” pungkasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Tribun Jakarta

Comments
Loading...