Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemkab Jepara Siapkan Anggaran Rp 5,2 Miliar untuk Tempat Ibadah

Dwi Riyanto, Assisen 1 Sekda Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,2 miliar sebagai dana hibah tempat ibadah.

Assisten 1 Sekda Jepara Dwi Riyanto menyebutkan, awalnya anggaran untuk hibah tempat ibadah sebesar Rp 10,4 miliar. Namun, karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid 19, anggarannya terpangkas menjadi Rp 5,2 miliar.

“Awalnya ada 238 tempat ibadah yang dapat hibah. Tapi setelah di-refocusing jadi cuma 101 tempat ibadah. Kami harap masyarakat bisa memakluminya,” kata Dwi, Kamis (22/4/2021).

Pada tahun 2019, Pemkab Jepara mengucurkan dana hibah sebesar Rp 8,4 miliar. Sedangkan, pada tahun 2020 lalu dana hibah berkurang menjadi Rp 6,4 miliar untuk 145 tempat ibadah.

Pihaknya menerangkan, dana hibah tersebut bakal dikucurkan kepada tempat ibadah di 12 kecamatan di Kota Ukir. Rinciannya, 34 masjid, 65 musala, dan dua gereja.

“Nilai hibah masing-masing tempat ibadah berbeda. Ada yang hanya Rp 10 juta. Ada yang sampai Rp 200 juta,” sebut Dwi.

Dwi menambahkan, dana hibah tersebut dikucurkan untuk memperbaiki atau merenovasi tempat ibadah. Menurutnya, kenyamanan tempat ibadah merupakan hal utama.

Sebab, tempat ibadah bukan hanya untuk ibadah, melainkan sebagai wadah berkumpulnya masyarakat dalam menjalankan kebaikan.

“Setiap tahun pasti kami terima pengajuan melalui aspirasi-aspirasi. Bahkan, untuk tahun 2022, pengajuannya sudah mencapai Rp 20 miliar untuk 200 tempat ibadah,” imbuh Dwi.

Dwi mengutarakan, sebelumnya pencairan dana hibah tempat ibadah ini juga sempat tertunda. Awalnya di jadwalkan pada 11 Februari. Namun baru terealisasi hari ini.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) kementerian Keuwangan nomor SE 2/PK 2021 tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan desa tahun anggaran 2021 untuk penanganan pandemi Covid-2019.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...