Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Direka Ulang, Istri Bos Wajan Bantul Tepis Tuduhan Jadi Otak Pembunuhan Suami

KI (30) tersangka pembunuhan suaminya bos wajan di Bantul usai rekonstruksi di Mapolres Bantul, Kamis (22/4/2021) (Pradito Rida Pertana/detikcom)

MURIANEWS, Bantul – Polres Bantul menggelar rekonstruksi pembunuhan bos wajan yang dihabisi langsung oleh istrinya sendiri berinisial KI (30) bersama karyawannya sekaligus selingkuhan istrinya N (22). Dalam rekonstruksi tersebut keduanya memperagakan 57 adegan.

Hanya saja, KI yang diduga menjadi otak pembunuhan tersebut menampik tuduhan atas pembunuhan terhadap suaminya itu. Dia menuding otak dari pembunuhan itu adalah N yang menjadi eksekutor.

Baca: Otaki Pembunuhan Suami, Istri Bos Pabrik Wajan di Bantul Perintahkan Kekasih Gelap Habisi Suami saat Berhubungan Intim

Ibu tiga anak itu pun mengaku menyesal telah ikut serta dalam pembunuhan terhadap suaminya. Dia merasa dihantui rasa bersalah.

“Saya sangat-sangat menyesal. Saya menyesal saya, sedih banget apalagi saya tidak bisa ketemu dengan ketiga anak saya,” kata KI seperti dikutip Detik.com, Kamis (22/4/2021).

KI mengaku tidak merencanakan pembunuhan suaminya itu. Menurutnya, Nur Kholislah yang menjadi dalang pembunuhan tersebut.

Baca: Perbaiki Baja Ringan, Buruh Bangunan di Bantul Meninggal Tersengat Listrik

“Saya tidak merencanakan, orang Mas N yang nganu. Saya sudah bilang mas sudah tidak usah, tidak jadi, saya itu sudah mencegahnya,” ucapnya.

“Jadi saya itu seperti manut (menurut) Mas N gitu lho saat itu, yang jelas ide awal itu dari dia. Saya tidak terima kalau saya yang dituduh menyuruh membunuh (Budiyantoro),” tukas Kusrini.

KI menyebut N berkeinginan membunuh korban setelah sempat ribut dengan korban. Hal itu karena hubungan terlarangnya dengan N ketahuan dan korban tidak terima.

Baca: Besok, Kasus Suami Bunuh Istri di Lambangan Kudus Akan Direkonstruksi

“Pernah ketahuan, suami marah dan pernah ada kata-kata tidak enak, dan suami marah besar ke N. Selanjutnya mereka ketemuan dan ribut lalu ada ancaman antara suami dan N,” ungkapnya.

“Terus dia bilang kalau, ‘Ya suamimu mau tak bunuh, kalau kamu tidak berani membunuh suamimu saya saja yang membunuh suamimu’. Ya terus saya seperti manut-manut gitu padahal saya sudah bilang tidak usah,” imbuh KI.

Meski begitu N tak menampik pembunuhan itu dilakukan saat ia dan korban sedang berhubungan badan. Palaku N menjerat leher korban dari belakang menggunakan kawat.

Sementara dia pun mengaku turut membungkam mulut suaminya saat eksekusi pembunuhan itu terjadi. Namun, KI berdalih dia hanya menjalankan perintah dari N.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Keduanya kini terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...