Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ingin Segera Gelar PTM, Vaksinasi Guru di Klaten Ditarget Rampung Mei

Ilustrasi: Proses vaksinasi guru di Gedung Pusat Belajar Guru Kudus, Senin (22/3/2021). (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Klaten – Pemerintah Kabupaten Klaten saat ini terus mengebut proses vaksinasi kepada guru di kabupaten setempat. Upaya tersebut dilakukan supaya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa sesegera mungkin digelar.

Hal ini lantaran, sesuai ketentuan Pemprov Jateng, vaksinasi guru dan karyawan sekolah menjadi syarat utama digelarnya PTM. Karenanya, Klaten bertekan vaksinasi belasan ribu guru clear pada Mei-Juni 2021.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Wardani Sugiyanto mengatakan ada 12.000 guru tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Dari jumlah itu, baru 2.000an guru yang menerima vaksinasi.

“Mungkin saat ini sudah meningkat menjadi 4.000an guru,” kata Wardani seperti dikutip Solopos.com, Kamis (22/4/2021).

Wardani menjelaskan Disdik terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna vaksinasi kepada guru. Vaksinasi diprioritaskan kepada guru SD, SMP, serta SMA/SMK agar bisa segera ancang-ancang menggelar PTM.

“Sebelumnya kami perkirakan pada 17 April ini selesai untuk guru S dan SMP. Ternyata vaksinya turun agak terlambat. Target kami paling tidak pada Mei-Juni semua guru sudah tervaksinasi sehingga Juli bisa jalan [PTM],” ungkap dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan hingga kini sudah ada sekitar 60.000 warga Kabupaten Bersinar menerima vaksinasi. Jumlah itu masih jauh dari target sasaran vaksinasi sebanyak 980.000 orang.

Terkait vaksinasi kepada guru, Cahyono menjelaskan terus dilakukan bersamaan dengan vaksinasi untuk sasaran prioritas lainnya seperti Lansia. Cahyono menjelaskan sudah ada 2.000an guru yang menerima vaksinasi.

“Pekan ini kami lanjutkan untuk sasaran guru yang berbeda. Kemarin kan sudah mendapatkan [suntikan dosis] vaksinasi dua kali. Iya, untuk persiapan [pembelajaran] tatap muka,” kata Cahyono.

Kecepatan luasnya sasaran vaksinasi tergantung pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Saat ini, ada sekitar 8.000 dosis vaksin untuk proses vaksinasi Lansia serta guru.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, juga menjelaskan vaksinasi kepada para guru dikebut untuk persiapan menggelar PTM. Perluasan sekolah yang menggelar PTM tergantung vaksinasi.

“PTM tentu harus diperluas. Ada roadmap setelah uji coba di lima sekolah kemarin. Untuk sekolah yang disiapkan PTM di mana disesuaikan engan yang sudah menyelesaikan vaksinasi kepada para guru,” kata Ronny.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

 

Comments
Loading...